Jerman ingin pertemukan kubu Kiev dan separatis pro-Moskow
Selasa, 13 Mei 2014 - 09:32 WIB
Jerman ingin pertemukan kubu Kiev dan separatis pro-Moskow
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Jerman pada Selasa (13/5/2014) menawarkan solusi diplomatik baru untuk mempertemukan kubu Kiev, Ukraina dengan wakil separatis pro-Moskow di Ukraina timur.
Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier, akan tiba di Kiev hari ini untuk membahas solusi diplomatik terbaru untuk menyelesaikan krisi di Ukraina timur.
Steinmeier sendiri menganggap referendum di Ukraina timur, yang hasilnya Donetsk dan Luhank memilih merdeka dari Ukraina sebagai hal yang ilegal. ”Kita tidak bisa (menerima), dan tidak boleh menganggapnya serius,” katanya.
Juru bicara Steinmeier, Martin Schaefer, mengatakan kunjungan pada hari ini adalah untuk mendukung realisasi perundingan “meja bundar” kedua kubu di bawah pengawasan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE ).
OSCE pun mendukung penuh sikap Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyerukan peta jalan damai untuk meredam krisis di Ukraina. Kanselir Jerman, Angela Merkel juga mendukung perundingan itu dengan menelepon Presiden Putin.
Steinmeier, seperti dikutip BBC, Selasa (13/5/2014) telah terlibat diplomasi dalam beberapa bulan terakhir untuk membahas solusi diplomatik untuk meredam krisis di Ukraina timur. Hingga kini belum jelas, apakah kubu separatis pro-Moskow dan kubu Kiev bersedia dipertemukan untuk berunding damai.
Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier, akan tiba di Kiev hari ini untuk membahas solusi diplomatik terbaru untuk menyelesaikan krisi di Ukraina timur.
Steinmeier sendiri menganggap referendum di Ukraina timur, yang hasilnya Donetsk dan Luhank memilih merdeka dari Ukraina sebagai hal yang ilegal. ”Kita tidak bisa (menerima), dan tidak boleh menganggapnya serius,” katanya.
Juru bicara Steinmeier, Martin Schaefer, mengatakan kunjungan pada hari ini adalah untuk mendukung realisasi perundingan “meja bundar” kedua kubu di bawah pengawasan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE ).
OSCE pun mendukung penuh sikap Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyerukan peta jalan damai untuk meredam krisis di Ukraina. Kanselir Jerman, Angela Merkel juga mendukung perundingan itu dengan menelepon Presiden Putin.
Steinmeier, seperti dikutip BBC, Selasa (13/5/2014) telah terlibat diplomasi dalam beberapa bulan terakhir untuk membahas solusi diplomatik untuk meredam krisis di Ukraina timur. Hingga kini belum jelas, apakah kubu separatis pro-Moskow dan kubu Kiev bersedia dipertemukan untuk berunding damai.
(mas)