Klaim karib Obama, jutawan Inggris simpan banyak gundik
Senin, 12 Mei 2014 - 16:35 WIB
Klaim karib Obama, jutawan Inggris simpan banyak gundik
A
A
A
Sindonews.com - Shoja Shojai, 56, jutawan kelahiran Iran berkewarganegaraan Inggris ditangkap polisi spanyol. Dia dituduh mengumupulkan banyak wanita simpanan tanpa ikatan pernikahan di Costa del Sol, spanyol.
Dari para wanita yang dijadikan gundik itu, dia telah memiliki tujuh anak. Para wanita itu terpikat sang jutawan, karena diiming-imingi untuk dijadikan model. Bahkan untuk meyakinkan para wanita tersebut, Shojai mengaku sebagai teman karib dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Ulahnya itu terbongkar setelah terjadi keributan di lokasi tempat dia mengumpulkan para gundiknya. Para wanita tersebut mengaku diancam Shojai, jika mereka tidak tunduk kepadanya. Menurut keterangan polisi Spanyol ada 10 wanita di tempat itu.
Shojai, masih menurut polisi, tidur bersama para wanita simpanannya secara bergiliran. Ada 10 kamar di tempat Shojai mengumpulkan para wanita tersebut. Jutawan Inggris itu menolak tuduhan polisi, dengan mengklaim para wanita tersebut sudah setuju untuk tidur bersamanya tanpa paksaan.
Para wanita yang dijadikan gundik berasal dari berbagai negara Eropa, bahkan Asia. Di antaranya, dari Rusia, Jerman, Mongolia, dan Kazkahstan. Para wanita itu bertemu dengannya saat belajar di sebuah sekolah mode di London, Inggris.
Gunakan obat
Salah satu wanita yang minta disebut “Sasha” mengatakan kepada polisi, bahwa dia dijanjikan untuk diberi pekerjaan di industri fashion. Menurutnya, semua wanita yang dikumpulkan Shojai, boleh keluar setiap saat dengan syarat naik mobil yang dikemudikan Shojai.
Shojai sendiri diketahui membayar mahal untuk menyewa sebuah bangunan yang dia gunakan untuk mengumpulkan para wanita tersebut. Setiap bulan dia membayar sekitar £6.500 untuk menyewa bangunan.
Namun, dalam pemeriksaan polisi seperti dilansir Mail Online, Senin (12/5/2014), di bangunan itu ditemukan obat anti-depresi yang diduga digunakan Shojai untuk melemahkan para wanita tersebut. Para wanita yang dijadikan gundik Shojai juga mengeluh merasakan pusing akibat obat itu.
Sementara itu, Shojai, yang tinggal di rumah lain di sekitar Estepona sebelum pindah ke Marbella, membantah semua tuduhan itu. Dia mengklaim semua wanita itu bekerja untuk perusahaannya dan setuju untuk tidur bersamanya. Tekait adanya tujuh anak dari para wanita itu, dia mengaku gagal untuk mencegah kehamilan.
Dari 10 wanita di tempat itu, Shojai hanya menikah dengan salah satunya. Salah satu tetangga di sekitar lokasi kejadian, mengatakan, para wanita yang dikumpulkan masih muda. ”Para wanitanya sangat muda dan sangat cantik. Mereka mengenakan pakaian dari desainer tanpa celah,” ujar tetangga yang menolak diidentifikasi.
Polisi belum memberikan keterangan, berapa lama para wanita itu disimpan di rumah tersebut. Namun, para tetangganya mengatakan, ada anak-anak yang tinggal bersama mereka, dan setiap pagi pergi ke sekolah dengan mobil.
Dari para wanita yang dijadikan gundik itu, dia telah memiliki tujuh anak. Para wanita itu terpikat sang jutawan, karena diiming-imingi untuk dijadikan model. Bahkan untuk meyakinkan para wanita tersebut, Shojai mengaku sebagai teman karib dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Ulahnya itu terbongkar setelah terjadi keributan di lokasi tempat dia mengumpulkan para gundiknya. Para wanita tersebut mengaku diancam Shojai, jika mereka tidak tunduk kepadanya. Menurut keterangan polisi Spanyol ada 10 wanita di tempat itu.
Shojai, masih menurut polisi, tidur bersama para wanita simpanannya secara bergiliran. Ada 10 kamar di tempat Shojai mengumpulkan para wanita tersebut. Jutawan Inggris itu menolak tuduhan polisi, dengan mengklaim para wanita tersebut sudah setuju untuk tidur bersamanya tanpa paksaan.
Para wanita yang dijadikan gundik berasal dari berbagai negara Eropa, bahkan Asia. Di antaranya, dari Rusia, Jerman, Mongolia, dan Kazkahstan. Para wanita itu bertemu dengannya saat belajar di sebuah sekolah mode di London, Inggris.
Gunakan obat
Salah satu wanita yang minta disebut “Sasha” mengatakan kepada polisi, bahwa dia dijanjikan untuk diberi pekerjaan di industri fashion. Menurutnya, semua wanita yang dikumpulkan Shojai, boleh keluar setiap saat dengan syarat naik mobil yang dikemudikan Shojai.
Shojai sendiri diketahui membayar mahal untuk menyewa sebuah bangunan yang dia gunakan untuk mengumpulkan para wanita tersebut. Setiap bulan dia membayar sekitar £6.500 untuk menyewa bangunan.
Namun, dalam pemeriksaan polisi seperti dilansir Mail Online, Senin (12/5/2014), di bangunan itu ditemukan obat anti-depresi yang diduga digunakan Shojai untuk melemahkan para wanita tersebut. Para wanita yang dijadikan gundik Shojai juga mengeluh merasakan pusing akibat obat itu.
Sementara itu, Shojai, yang tinggal di rumah lain di sekitar Estepona sebelum pindah ke Marbella, membantah semua tuduhan itu. Dia mengklaim semua wanita itu bekerja untuk perusahaannya dan setuju untuk tidur bersamanya. Tekait adanya tujuh anak dari para wanita itu, dia mengaku gagal untuk mencegah kehamilan.
Dari 10 wanita di tempat itu, Shojai hanya menikah dengan salah satunya. Salah satu tetangga di sekitar lokasi kejadian, mengatakan, para wanita yang dikumpulkan masih muda. ”Para wanitanya sangat muda dan sangat cantik. Mereka mengenakan pakaian dari desainer tanpa celah,” ujar tetangga yang menolak diidentifikasi.
Polisi belum memberikan keterangan, berapa lama para wanita itu disimpan di rumah tersebut. Namun, para tetangganya mengatakan, ada anak-anak yang tinggal bersama mereka, dan setiap pagi pergi ke sekolah dengan mobil.
(mas)