Lokasi ratusan siswi Nigeria yang diculik terlacak

Sabtu, 10 Mei 2014 - 11:30 WIB
Lokasi ratusan siswi...
Lokasi ratusan siswi Nigeria yang diculik terlacak
A A A
Sindonews.com – Intelijen Amerika Serikat dan Inggris telah melacak jejak Boko Haram yang menculik ratusan siswi Nigeria sejak sebulan lalu. Sumber-sumber intelijen menyebut ratusan siswi itu dibagi menjadi empat kelompok.

Para pejabat Inggris dan Amerika Serikat menggunakan peralatan pengintai canggih untuk memindai hutan Sambisa, tempat yang diduga menjadi lokasi penyanderaan ratusan siswi.

Sumber intelijen tersebut mengatakan kepada Sky News , Sabtu (10/5/2014), bahwa yang lebih sulit adalah menyelamatkan ratusan sandera karena bahaya mengancam setiap saat.”Seluruh hal yang penuh dengan bahaya,” kata sumber intelijen itu.

Ratusan siswi itu—pemerintah Nigeria menyebut sekitar 300 siswi---,diculik dari asrama sekolah wanita di Chibok, di negara bagian Borno utara pada tanggal 14 April 2014. Selain menculik, Boko Haram juga membakar sekolah.

Militer pasif

Sementara itu, Amnesty International mengatakan, dari sebuah laporan beberapa sumber yang telah diverifikasi menyatakan militer Nigeria sejatinya sudah mengetahui empat jam sebelum serangan Boko Haram terjadi. Namun, militer Nigeria tidak bertindak.

Pemerintah Nigeria menolak laporan itu dan menyebutnya sebagai “temuan tidak berdasar”. Pemerintah Nigeria telah dikecam rakyatnya sendiri karena terkesan lamban dalam menyelamatkan ratusan siswi yang disandera Boko Haram. Bahkan, Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan tidak berdaya dan minta bantuan negara-negara lain untuk menyelamatkan para sandera.

Pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, telah mengancam akan menjual gadis-gadis itu ke pasar untuk dijadikan budak pemuas nafsu. Dia mengklaim tindakan itu sesuai perintah Tuhan.

Perdana Menteri David Cameron, mengutuk aksi penculikan ratusan siswi tersebut.”Penculikan ini merupakan situasi mengerikan, suatu tindakan kejahatan murni,” kata Cameron. Nama Boko Haram sejatinya kiasan dari istilah “pendidikan Barat haram”.
(mas)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
41 menit yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
2 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
3 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
4 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
5 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
6 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved