Vonis 1.000 cambukan untuk blogger Saudi penghina Islam

Kamis, 08 Mei 2014 - 10:24 WIB
Vonis 1.000 cambukan...
Vonis 1.000 cambukan untuk blogger Saudi penghina Islam
A A A
Sindonews.com - Sebuah pengadilan pidana di Jeddah telah menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan 1.000 cambukan terhadap Raif Badawi, pria Arab Saudi. Vonis untuk Badawi yang juga dikenal sebagai aktivis liberal dan blogger itu dijatuhkan atas tuduhan murtad dan menghina ajaran Islam.

Selain vonis penjara dan cambukan, Badawi seperti dilaporkan Sabq, Kamis (8/5/2014), juga dikenai denda SR1 juta. (Baca: Dicap murtad, aktivis liberal Saudi terancam dihukum mati)

Kasus itu sejatinya terjadi tahun lalu, dan telah disidang beberapa kali. Badawi juga pernah menolak vonis pengadilan pada Juli 2013 yang menjatuhkan hukuman 600 cambukan dan penjara tujuh tahun. Jaksa setempat bahkan menuntut Badawi dengan hukuman mati.

Hakim juga memerintahkan penutupan website yang dibuat Badawi. Berbicara kepada Arab News, Mohammed Badahdah, asisten sekretaris jenderal World Assembly of Muslim Youth, mengatakan putusan pengadilan itu dijatuhkan karena terdakwa telah melakukan “serangan” terhadap Islam dan Nabi Muhammad. “Ini adalah garis merah yang tak seorang pun diperbolehkan melanggar,” katanya.

Badahdah pun mengkritik standar ganda yang dilakukan oleh organisasi hak asasi manusia internasional yang menyerukan pembebasan Badawi. ”Organisasi-organisasi ini menutup mata pada pelanggaran hak asasi di negara lain seperti di Suriah, Burma dan lain-lain,” katanya.

Dia memahami putusan pengadilan yang sangat keras terhadap Badawi. Terlebih, tuduhan yang dialamatkan kepada aktivis liberal itu adalah tindakan murtad (keluar dari ajaran Islam). Seorang blogger Saudi yang diidentifikasi sebagai Bandar, mendukung putusan pengadilan itu.

”Hukuman yang dikeluarkan oleh pengadilan justru lebih lembut dibandingkan dengan besarnya kejahatan yang dilakukan oleh orang itu,” ucap Bandar. Dia pun berdoa, agar Badawi bisa kembali ke jalan yang benar tanpa melakukan penghinaan terhadap ajaran Islam.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
4 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
9 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
10 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
11 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved