Rusia klaim tarik pasukan tempur dari perbatasan Ukraina

Kamis, 08 Mei 2014 - 08:57 WIB
Rusia klaim tarik pasukan...
Rusia klaim tarik pasukan tempur dari perbatasan Ukraina
A A A
Sindonews.com – Presiden Rusia, Vladmir Putin, mengaku gerah lantaran keberadaan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina selalu jadi sorotan negara-negara Barat. Putin pun menegaskan, bahwa dia telah menarik pasukan tempur Rusia dari perbatasan Ukraina.

Langkah itu untuk mendukung penciptaan dialog nasional antara pihak berwenang Ukraina di Kiev dan kelompok separatis pro-Moskow di Ukraina timur. ”Kami selalu diberitahu bahwa pasukan kami di perbatsan Ukraina menjadi perhatian,” kata Putin.

“Kami telah menarik mereka (pasukan Rusia). Hari ini, mereka tidak berada di perbatasan Ukraina, mereka berada di tempat di mana mereka melakukan tugas-tugas rutinnya, yakni pelatihan,” kata Putin lagi, seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5/2014).

Putin yang melakukan pembicaraan dengan Kepala Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa di Moskow, mengatakan bahwa demi keamanan dan pemenuhan hak-hak warga sipil (Ukraina), dia mengusulkan “peta jalan” damai untuk meredam krisis di Ukraina yang berlarut-larut.

Sebagai bentuk dukungan penciptaan keamanan itu, Putin telah menyerukan kepada kelompok separatis pro-Moskow di Ukraina timur untuk menunda referendum kemerdekaan. (Baca: Putin minta kemerdekaan Ukraina timur ditunda, Kiev tak puas)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, saat lawatan ke Polandia mengomentari klaim penarikan pasukan Rusia itu. ”Rusia harus hidup sesuai dengan komitmen internasional, berhenti mendukung separatis dan menarik kembali pasukannya dari perbatasan (Ukraina), sehingga solusi politik dapat ditemukan,” ujar Rasmussen.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
44 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved