Pesawat mata-mata U-2 kacaukan lalu lintas udara AS
Selasa, 06 Mei 2014 - 15:02 WIB
Pesawat mata-mata U-2 kacaukan lalu lintas udara AS
A
A
A
Sindonews.com – Kontrol lalu lintas udara di California, Amerika Serikat, kacau setelah komputer lalu lintas salah mengartikan jalur penerbangan pesawat mata-mata U-2. Akibatnya, ratusan penerbangan komerasial mengalami pembatalan dan keterlambatan.
Insiden itu terjadi akhir pekan lalu, namun baru diungkap pejabat terkait . Kekacauan jadwal penerbangan terjadi di Bandara Internasional Los Angeles.
”Pada tanggal 30 April 2014 sistem lalu lintas udara Federal Aviation Administration (FAA) mengalami masalah saat memproses rencana penerbangan yang diajukan oleh pesawat U - 2 yang beroperasi pada wilayah udara yang sangat tinggi di bawah aturan penerbangan,” kata juru bicara FAA atau Administrasi Penerbangan Federal, LynnLunsford, yang dilansir Reuters, Selasa (6/5/2014).
Tingginya operasi pesawat mata-mata U-2 itu membuat petugas pengontrol lalu lintas udara bingung untuk memastikan bahwa jalur penerbangan pesawat itu tidak salah.
”FAA menyelesaikan masalah dalam waktu satu jam, dan kemudian segera disesuaikan sistem informasi perihal rencana ketinggian terbang pesawat tertentu pada komputer,” ujar dia. ”FAA yakin langkah ini akan mencegah terulangnya masalah serupa di masa mendatang.”
Seorang juru bicara Pentagon menegaskan, bahwa pesawat mata-mata U - 2 telah terbang di atas wilayah udara California tenggara Rabu pekan lalu lalu sebagai bagian dari misi pelatihan rutin. Namun Pentagon tidak bersedia mengkonfirmasi bahwa operasi pesawat mata-mata tersebut sudah mengacaukan komputer pengontrol lalu lintas udara.
”Rencana penerbangan (pesawat) U - 2 sesuai semua dokumen yang tepat, dan operasionalnya sesuai dengan ketinggian terbang yang sudah diajukan,” kata juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren.
Insiden itu terjadi akhir pekan lalu, namun baru diungkap pejabat terkait . Kekacauan jadwal penerbangan terjadi di Bandara Internasional Los Angeles.
”Pada tanggal 30 April 2014 sistem lalu lintas udara Federal Aviation Administration (FAA) mengalami masalah saat memproses rencana penerbangan yang diajukan oleh pesawat U - 2 yang beroperasi pada wilayah udara yang sangat tinggi di bawah aturan penerbangan,” kata juru bicara FAA atau Administrasi Penerbangan Federal, LynnLunsford, yang dilansir Reuters, Selasa (6/5/2014).
Tingginya operasi pesawat mata-mata U-2 itu membuat petugas pengontrol lalu lintas udara bingung untuk memastikan bahwa jalur penerbangan pesawat itu tidak salah.
”FAA menyelesaikan masalah dalam waktu satu jam, dan kemudian segera disesuaikan sistem informasi perihal rencana ketinggian terbang pesawat tertentu pada komputer,” ujar dia. ”FAA yakin langkah ini akan mencegah terulangnya masalah serupa di masa mendatang.”
Seorang juru bicara Pentagon menegaskan, bahwa pesawat mata-mata U - 2 telah terbang di atas wilayah udara California tenggara Rabu pekan lalu lalu sebagai bagian dari misi pelatihan rutin. Namun Pentagon tidak bersedia mengkonfirmasi bahwa operasi pesawat mata-mata tersebut sudah mengacaukan komputer pengontrol lalu lintas udara.
”Rencana penerbangan (pesawat) U - 2 sesuai semua dokumen yang tepat, dan operasionalnya sesuai dengan ketinggian terbang yang sudah diajukan,” kata juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren.
(mas)