Operasi militer Ukraina berlanjut, korban berjatuhan

Sabtu, 03 Mei 2014 - 16:14 WIB
Operasi militer Ukraina...
Operasi militer Ukraina berlanjut, korban berjatuhan
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Ukraina pada Sabtu (3/5/2014) menyatakan, operasi militer tidak akan berhenti. Setelah digelar di Slavyansk, operasi dilanjutkan di Kota Kramatorsk sejak semalam.

Korban jiwa kembali berjatuhan. Setidaknya 10 orang dilaporkan tewas dan sekitar 30 lainnya terluka. Mereka menjadi korban pertempuran kelompok bersenjata lokal pro-Rusia dengan pasukan Ukraina.”Tadi malam 10 orang di pihak kita meninggal, mereka semua warga sipil tak bersenjata,” kata seorang pimpinan kelompok pro-Rusia kepada RIA Novosti yang berbicara dalam kondisi anonim.

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov, mengatakan, operasi militer dilanjutkan, meski baru saja terjadi pertumpahan darah di Odessa, Ukraina tenggara, semalam.”Fase aktif operasi akan diteruskan saat matahari terbit,” tulis Avakov pada halaman Facebook-nya. ”Kami tidak akan berhenti,” lanjut dia.

Dalam pertumpahan darah di Odessa semalam, korban tewas mencapai lebih dari 40 orang yang sebagian besar dari kelompok lokal pro-Rusia. Pertumpahan darah bermula dari penyerbuan yang dilakukan massa pro-Kiev terhadap kamp-kamp demonstran pro-Rusia. (Baca: Pertumpahan darah kembali pecah di Ukraina, puluhan tewas)

Amukan massa pro-Kiev berlanjut dengan pembakaran gedung di Odessa. Di mana, banyak orang dari kelompok pro-Rusia terjebak dalam gedung itu. Korban luka dalam penyerangan itu juga mencapai 200-an jiwa.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
1 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
2 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
3 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 jam yang lalu
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved