Keluarga korban feri Korsel desak pencarian dipercepat

Selasa, 22 April 2014 - 20:50 WIB
Keluarga korban feri...
Keluarga korban feri Korsel desak pencarian dipercepat
A A A
Sindonews.com – Operasi pencarian korban feri Sewol yang tenggelam di perairan Korea Selatan (Korsel) pekan lalu masih belum memuaskan para keluarga korban. Mereka menuntut agar pencarian lebih dipercepat.

"Untuk pemerintah, silahkan mempercepat operasi penyelamatan menggunakan semua sumber daya yang Anda miliki," ungkap Jang Dong won, ayah dari seorang mahasiswa yang berhasil diselamatkan.

"Kami harap kalian mengerti kesedihan para orang tua yang ingin masuk dalam air untuk mencari anak-anak sendiri. Semua warga mengutuk respon lambat dari pemerintah," Dong won menambahkan, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (22/4/2014).

Pihak keluarga juga berharap media tidak membeda-bedakan status korban selamat dan korban tewas. Bagi mereka, selamat atau tewas adalah sama, mereka adalah korban dari kejadian memilukan tersebut.

Jumlah korban tewas dalam tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol di Korea Selatan (Korsel) telah mencapai 104 orang hingga hari ini (Selasa). Sedangkan 198 lainnya masih dinyatakan hilang.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved