Pelacakan sinyal behari-hari sampai robot selam dikerahkan

Selasa, 08 April 2014 - 12:16 WIB
Pelacakan sinyal behari-hari...
Pelacakan sinyal behari-hari sampai robot selam dikerahkan
A A A
Sindonews.com – Pencarian sinyal bawah air dari kotak hitam Malaysia Airlines MH370 akan berlanjut hingga berhari-hari sebelum robot selam dikerahkan. Robot itu akan diterjunkan ke dasar Samudera Hindia untuk mencari puing pesawat yang hilang sejak 8 Maret 2014.

Demikian pernyataan kepala misi pencarian pesawat MH370 dari Australia, Angus Houston, Selasa (8/4/2014). Houston mengatakan tangkapan sinyal diperlukan lebih banyak dan akan terus dilacak sampai beberapa hari ke depan, sampai baterai kotak hitam itu benar-benar mati.

”Kita perlu melanjutkan (pencarian sinyal) itu selama beberapa hari, untuk tahu titik di mana sama sekali tidak ada keraguan bahwa baterai ‘pinger’ akan mati,” kata Houston, seperti dikutip AFP. ”Sampai kita menghentikan pencarian sinyal ‘pinger’ kita tidak akan menyebarkan robot kapal selam,” kata Houston lagi.

Tangkapan sinyal yang banyak, lanjut dia, akan membantu tim untuk untuk fokus menemukan lokasi yang tepat di mana pesawat itu mengalami insiden. ”Jika kita bisa mendapatkan lebih banyak transmisi, kita bisa mendapatkan peluang yang lebih baik di dasar laut, yang akan memungkinkan tim dalam pencarian visual,” imbuh dia.

Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss, optimistis kotak hitam dan puing puing pesawat MH370 bisa ditemukan. ”Hari ini adalah hari penting lainnya saat kami mencoba dan berhubungan kembali dengan sinyal yang mungkin berasal dari kotak hitam pesawat MH370,” kata Truss.

Sebaliknya, dia akan sedih jika sinyal yang tertangkap dektektor kotak hitam itu tidak terbukti terkait pesawat MH370. Dia berharap pengalaman pahit, berupa temuan puing di laut yang tidak terbukti terkait pesawat pembawa 239 itu terulang.
(mas)
Berita Terkait
Eks PM Australia Ungkap...
Eks PM Australia Ungkap Sosok yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH370, Sebut Pembunuhan-Bunuh Diri
Nur Sajat Transgender...
Nur Sajat Transgender yang Mejeng di Depan Kakbah Kini Ada di Australia
Malaysia Airlines Pembawa...
Malaysia Airlines Pembawa 211 Orang Diancam Diledakkan, Terpaksa Putar Balik ke Sydney
Malaysia Tetap Ingin...
Malaysia Tetap Ingin Ekstradisi Nur Sajat, Transgender yang Mejeng Depan Kakbah
Malaysia Desak ASEAN...
Malaysia Desak ASEAN Sikapi Pakta Kapal Selam Nuklir Australia
Prabowo Dapat Ucapan...
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Berita Terkini
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
48 menit yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
1 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
4 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved