Frustasi, istri korban ikut mencari pesawat MH370
Sabtu, 05 April 2014 - 13:42 WIB
Frustasi, istri korban ikut mencari pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com – Danica Weeks, meninggalkan rumahnya di Perth, Australia, menuju pusat tim SAR Malaysia Airlines MH370 di markas Angkatan Udara Australia.
Dia frustasi setelah empat minggu menanti kabar tentang nasib suaminya, Paul Weeks yang menjadi penumpang pesawat MH370. Kedatangannya sengaja untuk terlibat langsung dalam pencarian pesawat MH370.
“Saya telah melihat apa yang mereka lakukan dan telah mengambil alih proses dan saya merasa sangat istimewa bahwa aku di sini sekarang, bahwa saya benar-benar dekat dengan pencarian. Dan saya bisa mengajukan pertanyaan (langsung),” kata Danica, seperti dikutip CNN, Sabtu (5/4/2014).
Paul Weeks, 39, adalah seorang insinyur mekanik dan naik pesawat MH370 untuk menuju ke Mongolia guna mengurus sebuah proyek. Namun, dalam penerbangan 8 Maret 2014 itu, pesawat yang membawanya beserta ratusan orang lainnya hilang misterius setelah lepas landas untuk menuju Beijing.
“Saya merasa begitu banyak keluarga (korban) yang berada di luar negeri, di Beijing, Kuala Lumpur, Amerika Serikat dan di tempat lain. Semua keluarga dari mereka tidak bisa berada di sini (seperti saya),” ujar Danica.
Hari ini, Reuters melaporkan bahwa, sebanyak 10 pesawat militer, tiga pesawat sipil dan 11 kapal telah menjelajahi sebuah wilayah seluas 217.000 km persegi di kawasan laut terpencil di Samudera Hindia selatan, sekira 1.700 km dari Perth. Sejumlah pesawat dan kapal itu kembali melanjutkan misi pencarian pesawat MH370.
Danica yang memutuskan untuk terlibat langsung dalam pencarian pesawat MH370 itu mengatakan, bahwa dia ingin mencari kebenaran yang sejati, di tengah informasi yang simpang siur soal nasib pesawat MH370.
”Saya mencari tahu kebenaran sejati, yang semua orang tahu pesawat itu telah jatuh. Tapi, sampai saat itu tidak ada bukti sesuatu yang nyata. Saya tidak bisa bersedih,” kata Danica ingin menunjukkan ketegarannya atas nasib suaminya.
Dia frustasi setelah empat minggu menanti kabar tentang nasib suaminya, Paul Weeks yang menjadi penumpang pesawat MH370. Kedatangannya sengaja untuk terlibat langsung dalam pencarian pesawat MH370.
“Saya telah melihat apa yang mereka lakukan dan telah mengambil alih proses dan saya merasa sangat istimewa bahwa aku di sini sekarang, bahwa saya benar-benar dekat dengan pencarian. Dan saya bisa mengajukan pertanyaan (langsung),” kata Danica, seperti dikutip CNN, Sabtu (5/4/2014).
Paul Weeks, 39, adalah seorang insinyur mekanik dan naik pesawat MH370 untuk menuju ke Mongolia guna mengurus sebuah proyek. Namun, dalam penerbangan 8 Maret 2014 itu, pesawat yang membawanya beserta ratusan orang lainnya hilang misterius setelah lepas landas untuk menuju Beijing.
“Saya merasa begitu banyak keluarga (korban) yang berada di luar negeri, di Beijing, Kuala Lumpur, Amerika Serikat dan di tempat lain. Semua keluarga dari mereka tidak bisa berada di sini (seperti saya),” ujar Danica.
Hari ini, Reuters melaporkan bahwa, sebanyak 10 pesawat militer, tiga pesawat sipil dan 11 kapal telah menjelajahi sebuah wilayah seluas 217.000 km persegi di kawasan laut terpencil di Samudera Hindia selatan, sekira 1.700 km dari Perth. Sejumlah pesawat dan kapal itu kembali melanjutkan misi pencarian pesawat MH370.
Danica yang memutuskan untuk terlibat langsung dalam pencarian pesawat MH370 itu mengatakan, bahwa dia ingin mencari kebenaran yang sejati, di tengah informasi yang simpang siur soal nasib pesawat MH370.
”Saya mencari tahu kebenaran sejati, yang semua orang tahu pesawat itu telah jatuh. Tapi, sampai saat itu tidak ada bukti sesuatu yang nyata. Saya tidak bisa bersedih,” kata Danica ingin menunjukkan ketegarannya atas nasib suaminya.
(mas)