Israel kecam Suriah karena beri bantuan pada militan
Rabu, 19 Maret 2014 - 17:34 WIB
Israel kecam Suriah karena beri bantuan pada militan
A
A
A
Sindonews.com– Israel memperingatkan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, bahwa mereka akan membayar harga tinggi karena membantu kelompok-kelompok militan yang bertekad menyerang Israel.
"Kami melihat rezim Assad bertanggung jawab atas apa yang terjadi di bawah wewenangnya. Dan, jika terus bekerja sama dengan unsur-unsur teror yang berusaha untuk mencelakai Israel, kami akan membuat mereka membayar harga tinggi," ungkap Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (19/3/2014).
"Kami tidak akan membiarkan pelanggaran kedaulatan atau serangan terhadap tentara atau warga negara kita. Dan, kami akan bereaksi dengan tekad dan kekuatan terhadap setiap orang yang bertindak melawan kita, kapan saja dan di mana saja, seperti yang telah kita lakukan semalam," Yaloon menambahkan.
Pasukan militer Israel melakukan serangan udara terhadap militer Suriah karena diduga ikut membantu para militan yang melakukan serangan terhadap empat tentara Israel di perbatasan. "Siapa pun yang mencoba untuk menyakiti kita akan menanggung akibatnya," tegas Yaloon.
"Kami melihat rezim Assad bertanggung jawab atas apa yang terjadi di bawah wewenangnya. Dan, jika terus bekerja sama dengan unsur-unsur teror yang berusaha untuk mencelakai Israel, kami akan membuat mereka membayar harga tinggi," ungkap Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, seperti dilansir Chanel News Asia, Rabu (19/3/2014).
"Kami tidak akan membiarkan pelanggaran kedaulatan atau serangan terhadap tentara atau warga negara kita. Dan, kami akan bereaksi dengan tekad dan kekuatan terhadap setiap orang yang bertindak melawan kita, kapan saja dan di mana saja, seperti yang telah kita lakukan semalam," Yaloon menambahkan.
Pasukan militer Israel melakukan serangan udara terhadap militer Suriah karena diduga ikut membantu para militan yang melakukan serangan terhadap empat tentara Israel di perbatasan. "Siapa pun yang mencoba untuk menyakiti kita akan menanggung akibatnya," tegas Yaloon.
(esn)