Kapal perang AS berhenti memburu pesawat MH370
Selasa, 18 Maret 2014 - 13:19 WIB
Kapal perang AS berhenti memburu pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com - Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah dihentikan dari misi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Penghentian kapal perang AS dalam misi pencarian besar-besaran pesawat MH370 disampaikan pihak Pentagon.
New York Times, mengutip para pejabat AS, menyatakan pesawat itu hilang kemungkinan disabotase menggunakan sistem komputer oleh seseorang yang berada di dalam kokpit. Sedangkan keputusan menghentikan pencarian dengan kapal dilakukan karena dianggap tidak efektif.
Semula, AS mengerahkan kapal perang penghancur rudal USS Kidd untuk mencari pesawat yang membawa 239 orang itu. Namun, Pentagon menyatakan lebih efektif pencarian pesawat itu dilakukan dengan pesawat pengintai.
USS Kidd dengan helikopter MH – 60, telah menyelesaikan misi pencarian sejauh 15.000 mil persegi. ”Tetapi tidak ada puing-puing reruntuhan atau yang berhubungan dengan pesawat (MH370) yang ditemukan,” bunyi pernyataan Pentagon kemarin, yang dilansir media AS Selasa (18/3/2014).
Dengan demikian, Angkatan Laut AS kini bergantung kepada pesawat Poseidon P – 8 dan pesawat Orion P – 3C untuk pencarian pesawat Malaysia Airlines tersebut. ”Dengan area pencarian diperluas ke Samudera Hindia selatan, pesawat patroli jarak jauh seperti Poseidon P - 8A dan dan Orion P - 3C lebih cocok untuk misi SAR saat ini,” imbuh pernyataan Pentagon.
Menteri Pertahanan AS atau Kepala Pentagon, Chuck Hagel telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, kemarin, bahwa AS berkomitmen penuh untuk membantu pencarian pesawat MH370.
New York Times, mengutip para pejabat AS, menyatakan pesawat itu hilang kemungkinan disabotase menggunakan sistem komputer oleh seseorang yang berada di dalam kokpit. Sedangkan keputusan menghentikan pencarian dengan kapal dilakukan karena dianggap tidak efektif.
Semula, AS mengerahkan kapal perang penghancur rudal USS Kidd untuk mencari pesawat yang membawa 239 orang itu. Namun, Pentagon menyatakan lebih efektif pencarian pesawat itu dilakukan dengan pesawat pengintai.
USS Kidd dengan helikopter MH – 60, telah menyelesaikan misi pencarian sejauh 15.000 mil persegi. ”Tetapi tidak ada puing-puing reruntuhan atau yang berhubungan dengan pesawat (MH370) yang ditemukan,” bunyi pernyataan Pentagon kemarin, yang dilansir media AS Selasa (18/3/2014).
Dengan demikian, Angkatan Laut AS kini bergantung kepada pesawat Poseidon P – 8 dan pesawat Orion P – 3C untuk pencarian pesawat Malaysia Airlines tersebut. ”Dengan area pencarian diperluas ke Samudera Hindia selatan, pesawat patroli jarak jauh seperti Poseidon P - 8A dan dan Orion P - 3C lebih cocok untuk misi SAR saat ini,” imbuh pernyataan Pentagon.
Menteri Pertahanan AS atau Kepala Pentagon, Chuck Hagel telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, kemarin, bahwa AS berkomitmen penuh untuk membantu pencarian pesawat MH370.
(mas)