Kanada akan jatuhkan sanksi pada Rusia
Selasa, 18 Maret 2014 - 04:02 WIB
Kanada akan jatuhkan sanksi pada Rusia
A
A
A
Sindonews.com – Mengikuti langkah yang dilakukan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), Kanada juga mengaku akan menjatuhkan sanksi pada para pejabat Rusia dan Crimea, sebagai imbas dari digelarnya referendum di Crimea.
“Kanada akan memberlakukan sanksi lebih lanjut terhadap para pejabat Rusia dan Crimea sebagai hasil dari tindakan ilegal, berbahaya, dan unilateral rezim Putin di Crimea selama akhir pekan," kata Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper, Senin (17/3/2014).
"Pemerintah akan mengumumkan sanksi ekonomi dan larangan perjalanan bagi sejumlah pejabat senior di Rusia dan Ukraina, serta secara khusus di Crimea,” lanjut Harper kepada wartawan usai bertemu Duta Besar Ukraina.
“Saya yakin, kita harus menjaga tekanan dan mempertahankan sanksi dalam menempatkan langkah-langkah yang kuat untuk mencegah perilaku ini. Apa yang telah dilakukan rezim Putin tidak dapat ditoleransi dan tidak pernah dapat diterima," tandas Harper.
Sebelumnya, Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi pada 21 pejabat Rusia dan Ukraina. Sementara AS menjatuhkan sanksi pada 11 pejabat Rusia, termasuk dua orang pembantu dekat Putin.
“Kanada akan memberlakukan sanksi lebih lanjut terhadap para pejabat Rusia dan Crimea sebagai hasil dari tindakan ilegal, berbahaya, dan unilateral rezim Putin di Crimea selama akhir pekan," kata Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper, Senin (17/3/2014).
"Pemerintah akan mengumumkan sanksi ekonomi dan larangan perjalanan bagi sejumlah pejabat senior di Rusia dan Ukraina, serta secara khusus di Crimea,” lanjut Harper kepada wartawan usai bertemu Duta Besar Ukraina.
“Saya yakin, kita harus menjaga tekanan dan mempertahankan sanksi dalam menempatkan langkah-langkah yang kuat untuk mencegah perilaku ini. Apa yang telah dilakukan rezim Putin tidak dapat ditoleransi dan tidak pernah dapat diterima," tandas Harper.
Sebelumnya, Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi pada 21 pejabat Rusia dan Ukraina. Sementara AS menjatuhkan sanksi pada 11 pejabat Rusia, termasuk dua orang pembantu dekat Putin.
(esn)