Pilot MH370 dicap fans Anwar Ibrahim, politik Malaysia gaduh
Senin, 17 Maret 2014 - 11:11 WIB
Pilot MH370 dicap fans Anwar Ibrahim, politik Malaysia gaduh
A
A
A
Sindonews.com – Laporan media Inggris yang menyebut pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Zaharie Ahmad Shah, 53, sebagai fans tokoh oposisi Anwar Ibrahim memicu kegaduhan politik di Malaysia.
Kubu oposisi Malaysia, yakni Partai Keadilan Rakyat (PKR) marah dengan laporan media The Mail On Sunday itu. Anwar sendiri membantah klaim itu, dan menyalahkan kubu United Malaysia National Organisation (UMNO) atau partai berkuasa sengaja menciptakan persepsi itu.
Media Inggris itu menulis Zaharieadalah tokoh yang terobsesi dan pendukung Anwar. Pilot MAS MH370 itu sebelum terbang dilaporkan telah menghadiri sidang Anwar di Pengadilan Tinggi Malaysia. Namun, para pemimpin PKR membantah kehadiran Zaharie di pengadilan.
Setelah itu, laporan tersebut menyebut, sang pilot marah dengan keputusan pengadilan soal kasus sodomi yang dituduhkan kepada Anwar Ibrahim.”Itu tidak masuk akal,” kata Wakil Presiden PKR Tian Chua.
Direktur Komunikasi PKR, Fahmi Fadzil, juga membantah pilot tersebut fanatik dengan Anwar. ”Saya berada di pengadilan selama dua hari, tapi saya tidak melihat dia (Zaharie),” lanjut Fahmi, seperti dilansir The Star, Senin (17/3/2014). ”Aku tidak tahu siapa dia sampai berita tentang insiden pesawat Sabtu lalu.”
Wakil Presiden PKR lainnya, N. Surendran mengatakan "tidak ada setetes bukti untuk mendukung spekulasi tersebut”. ”Mari kita bersikap adil terhadap kapten pilot yang hilang. Dia tidak bisa menjawab untuk keberadaan dirinya sendiri,” ujarnya.
Media Inggris tersebut dalam laporannya mengklaim sumber mereka berasal dari pihak kepolisian Malaysia. Sumber itu mengkonfirmasi, bahwa Zaharie adalah seorang aktivis politik vokal dan marah dengan keputusan pengadilan tentang kasus sodomi yang dituduhkan terhadap Anwar Ibrahim.
Kubu oposisi Malaysia, yakni Partai Keadilan Rakyat (PKR) marah dengan laporan media The Mail On Sunday itu. Anwar sendiri membantah klaim itu, dan menyalahkan kubu United Malaysia National Organisation (UMNO) atau partai berkuasa sengaja menciptakan persepsi itu.
Media Inggris itu menulis Zaharieadalah tokoh yang terobsesi dan pendukung Anwar. Pilot MAS MH370 itu sebelum terbang dilaporkan telah menghadiri sidang Anwar di Pengadilan Tinggi Malaysia. Namun, para pemimpin PKR membantah kehadiran Zaharie di pengadilan.
Setelah itu, laporan tersebut menyebut, sang pilot marah dengan keputusan pengadilan soal kasus sodomi yang dituduhkan kepada Anwar Ibrahim.”Itu tidak masuk akal,” kata Wakil Presiden PKR Tian Chua.
Direktur Komunikasi PKR, Fahmi Fadzil, juga membantah pilot tersebut fanatik dengan Anwar. ”Saya berada di pengadilan selama dua hari, tapi saya tidak melihat dia (Zaharie),” lanjut Fahmi, seperti dilansir The Star, Senin (17/3/2014). ”Aku tidak tahu siapa dia sampai berita tentang insiden pesawat Sabtu lalu.”
Wakil Presiden PKR lainnya, N. Surendran mengatakan "tidak ada setetes bukti untuk mendukung spekulasi tersebut”. ”Mari kita bersikap adil terhadap kapten pilot yang hilang. Dia tidak bisa menjawab untuk keberadaan dirinya sendiri,” ujarnya.
Media Inggris tersebut dalam laporannya mengklaim sumber mereka berasal dari pihak kepolisian Malaysia. Sumber itu mengkonfirmasi, bahwa Zaharie adalah seorang aktivis politik vokal dan marah dengan keputusan pengadilan tentang kasus sodomi yang dituduhkan terhadap Anwar Ibrahim.
(mas)