Allright goodnight terdengar 40 menit usai MH370 lepas landas
Senin, 17 Maret 2014 - 09:49 WIB
Allright goodnight terdengar 40 menit usai MH370 lepas landas
A
A
A
Sindonews.com – Pihak berwenang yang terlibat dalam investigasi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 mengungkapkan bukti baru penyelidikan. Salah satunya, ucapan awak pesawat “allright goonight” muncul 40 menit setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur.
Ucapan itu disampaikan awak pesawat—entah pilot atau co-pilot. Sesaat kemudian, Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS) atau alat komunikasi dan sistem pelaporan pesawat sengaja dimatikan.
Peralatan ACARS sejatinya untuk mengirimkan informasi tentang kondisi mesin pesawat dan data pesawat lain, kepada pihak maskapai. Setelah ACARS dimatikan, 14 menit kemudian, giliran transponder ikut dimatikan. Transponder merupakan sistem komunikasi pesawat dengan radar komersial.
Menteri Pertahanan yang juga Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, menegaskan, ucapan “allright, goodnight” yang bermakna “baiklah, selamat malam” itu disampaikan awak pesawat kepada petugas pengendali lalu lintas udara.
Pejabat Angkatan Udara Malaysia, Mayor Jenderal Affendi Buang, seperti dilansir New Straits Times, Senin (17/3/2014), mengatakan kepada wartawan, bahwa dia juga belum mengetahui pesan “allright, goodnight” itu disampaikan pilot atau co-pilot.
Sementara itu, Kepala Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, mengaku sudah menggeledah rumah pilot Zaharie Ahmad Shah dan rumah co -pilot Fariq Abdul Hamid. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Pasal 130C KUHP, tentang kemungkinan pelanggaran pembajakan, sabotase, tindakan terorisme dan kejahatan di bawah Undang Undang Pelanggaran Penerbangan.
”Fokus kami tetap di empat hal itu, yakni pembajakan, sabotase, masalah pribadi dan masalah psikologis. Dan (penyelidikan itu) termasuk kepada staf lapangan, dan semua orang (dalam pesawat),” katanya.
Ucapan itu disampaikan awak pesawat—entah pilot atau co-pilot. Sesaat kemudian, Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS) atau alat komunikasi dan sistem pelaporan pesawat sengaja dimatikan.
Peralatan ACARS sejatinya untuk mengirimkan informasi tentang kondisi mesin pesawat dan data pesawat lain, kepada pihak maskapai. Setelah ACARS dimatikan, 14 menit kemudian, giliran transponder ikut dimatikan. Transponder merupakan sistem komunikasi pesawat dengan radar komersial.
Menteri Pertahanan yang juga Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, menegaskan, ucapan “allright, goodnight” yang bermakna “baiklah, selamat malam” itu disampaikan awak pesawat kepada petugas pengendali lalu lintas udara.
Pejabat Angkatan Udara Malaysia, Mayor Jenderal Affendi Buang, seperti dilansir New Straits Times, Senin (17/3/2014), mengatakan kepada wartawan, bahwa dia juga belum mengetahui pesan “allright, goodnight” itu disampaikan pilot atau co-pilot.
Sementara itu, Kepala Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, mengaku sudah menggeledah rumah pilot Zaharie Ahmad Shah dan rumah co -pilot Fariq Abdul Hamid. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Pasal 130C KUHP, tentang kemungkinan pelanggaran pembajakan, sabotase, tindakan terorisme dan kejahatan di bawah Undang Undang Pelanggaran Penerbangan.
”Fokus kami tetap di empat hal itu, yakni pembajakan, sabotase, masalah pribadi dan masalah psikologis. Dan (penyelidikan itu) termasuk kepada staf lapangan, dan semua orang (dalam pesawat),” katanya.
(mas)