Pilot bajak MH370, bos investigasi: Itu tak benar!
Sabtu, 15 Maret 2014 - 14:21 WIB
Pilot bajak MH370, bos investigasi: Itu tak benar!
A
A
A
Sindonews.com – Setelah muncul laporan dari pejabat Malaysia yang menyebut salah satu pilot atau seseorang yang ahli menerbangkan pesawat dipastikan membajak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, kepala investigasi langsung menyampaikan bantahan.
Kepala investigasi pesawat MAS MH370, Azharuddin Abdul Rahman, membantah laporan bahwa pilot membajak pesawat yang hilang misterius sejak Sabtu pekan lalu itu.
Pernyataan Azharuddin untuk membantah laporan Associated Press yang mengutip seorang pejabat Malaysia. Pejabat yang menyampaikan kesimpulan hasil penyidikan itu, menyatakan, bahwa salah satu pilot, atau orang lain yang berpengalaman menerbangkan pesawat telah membajak pesawat yang membawa 239 orang itu.
Pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu menyatakan, teori pembajakan tidak diragukan lagi. ”Hal ini meyakinkan,” katanya.
Azharuddin pun dengan cepat menepis hasil kesimpulan yang disampaikan pejabat Malaysia itu.”Hal ini tidak konklusif. Saya mengacu pada penyelidikan dan tidak ada yang mengatakan seperti itu. Itu tidak benar,” kilahnya, seperti dikutip Telegraph, Sabtu (15/3/2014).
“Kami melihat kemungkinan, dan kita melihat semua kemungkinan. Kami menyelidiki setiap profil penumpang dan awak, tetapi tidak ada bukti yang kuat sejauh ini,” ucapnya.
Kepala investigasi pesawat MAS MH370, Azharuddin Abdul Rahman, membantah laporan bahwa pilot membajak pesawat yang hilang misterius sejak Sabtu pekan lalu itu.
Pernyataan Azharuddin untuk membantah laporan Associated Press yang mengutip seorang pejabat Malaysia. Pejabat yang menyampaikan kesimpulan hasil penyidikan itu, menyatakan, bahwa salah satu pilot, atau orang lain yang berpengalaman menerbangkan pesawat telah membajak pesawat yang membawa 239 orang itu.
Pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu menyatakan, teori pembajakan tidak diragukan lagi. ”Hal ini meyakinkan,” katanya.
Azharuddin pun dengan cepat menepis hasil kesimpulan yang disampaikan pejabat Malaysia itu.”Hal ini tidak konklusif. Saya mengacu pada penyelidikan dan tidak ada yang mengatakan seperti itu. Itu tidak benar,” kilahnya, seperti dikutip Telegraph, Sabtu (15/3/2014).
“Kami melihat kemungkinan, dan kita melihat semua kemungkinan. Kami menyelidiki setiap profil penumpang dan awak, tetapi tidak ada bukti yang kuat sejauh ini,” ucapnya.
(mas)