Hasil penyidikan: Salah satu pilot bajak pesawat MH370!

Sabtu, 15 Maret 2014 - 13:47 WIB
Hasil penyidikan: Salah...
Hasil penyidikan: Salah satu pilot bajak pesawat MH370!
A A A
Sindonews.com - Seorang pejabat Pemerintah Malaysia pada Sabtu (15/3/2014) telah mengkonfirmasi, bahwa penyidik sudah menyimpulkan hasil kerja mereka.

Kesimpulan itu menyatakan, bahwa salah satu pilot atau orang lain yang berpengalaman menerbangkan pesawat telah membajak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang lenyap misterius.

Pejabat yang terlibat dalam penyelidikan itu, mengatakan motif pembajakan pesawat belum jelas. Posisi pesawat MH370 juga belum diketahui secara pasti.

Laman The Star melaporkan, pejabat yang menyampaikan hasil kesimpulan para penyidik itu berbicara dalam kondisi anonim, karena tidak berwenang untuk memberikan keterangan kepada media.Pejabat itu mengatakan bahwa teori pembajakan pesawat tidak diragukan lagi. “Ini meyakinkan,” katanya.

Komunikasi pesawat dengan petugas lalu lintas udara terputus satu jam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014.

Radar militer Malaysia mencatat, posisi pesawat terakhir kali terpantau saat terbang pada ketinggian 35.000 kaki, sekitar 44km antara lepas pantai timur Malaysia dan Vietnam pada pukul 01.21 waktu Malaysia, Sabtu pekan lalu.

Laporan itu juga menyebut, pesawat diduga kuat berbalik arah ke barat atau ke wilayah utara timur Provinsi Aceh, Indonesia. Setelah itu, pilot atau seseorang yang ahli menerbangkan pesawat diduga menerbangkan pesawat ke arah Kepulauan Andaman.

Sementara itu, Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, mengatakan beberapa teori, termasuk yang berkaitan dengan laporan transponder pesawat sengaja dimatikan mungkin saja terjadi.

Hishammuddin, yang juga Menteri Pertahanan Malaysia itu tidak mengabaikan adanya ulah seseorang yang memutus sistem transponder.“Transponder bisa saja telah dimatikan secara sengaja atau di bawah paksaan atau karena terjadi ledakan,” katanya, seperti dikutip New Straits Times. ”Dari awal, kita melihat semua kemungkinan (bisa terjadi)."
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
35 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved