Menteri Malaysia & dukun pencari MH370 saling ancam tampar
Sabtu, 15 Maret 2014 - 13:04 WIB
Menteri Malaysia & dukun pencari MH370 saling ancam tampar
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin dan dukun top pencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Ibrahim Mat Zin, saling mengancam akan menampar.
Perseteruan menteri Malaysia dan dukun berjuluk Raja Nujum Sedunia itu bermula dari seruan Menteri Khairy agar dukun itu ditangkap. Alasannya, ritual pencarian pesawat MH370 dia anggap melanggar ajaran Islam atau syirik. Namun, dukun Ibrahim menolak tuduhan syirik dan mengancam akan menampar menteri itu.
”Dia mungkin ingin menampar saya, tapi saya pikir semua warga Malaysia ingin menamparnya, karena telah mempermalukan negara,” kata Khairy, seperti dilansir The Star, Sabtu (15/3/2014).
”Apa yang dia lakukan tidak sesuai dengan ajaran agama. Saya tidak akan terpengaruh (ancamannya),” lanjut Khairy.
Dukun Ibrahim sudah dua kali melakukan ritual di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencari pesawat MH370 yang lenyap misterius sejak Sabtu pekan lalu. Dalam ritualnya, dukun itu menggunakan berbagai alat, seperti air yang diklaim sebagai air Zam Zam, dua buah kelapa, tongkat dan tikar yang diklaim sebagai karpet ajaib.
Menteri Malaysia itu, pada Rabu lalu menuliskan tweet di akun Twitter-nya yang meledek dukun Ibrahim. ”Seseorang harus menangkap para bomoh (dukun) dengan karpet ajaib. Memalukan,” tulis Khairy.
Tweet itu ternyata memicu amarah sang dukun.”Biarkan saya melakukan pekerjaan saya. Jangan mengklasifikasikan apa yang saya lakukan sebagai sesuatu yang haram. Temui saya sebelum memberikan keputusan,” kata Ibrahim.
”Mengundurkan diri saja ( sebagai menteri ) dan saya akan mengundurkan diri sebagai Mahaguru (dukun). Kami akan melawan. Saya akan menampar dia seperti buaya, sehingga dia paham.”
Perseteruan menteri Malaysia dan dukun berjuluk Raja Nujum Sedunia itu bermula dari seruan Menteri Khairy agar dukun itu ditangkap. Alasannya, ritual pencarian pesawat MH370 dia anggap melanggar ajaran Islam atau syirik. Namun, dukun Ibrahim menolak tuduhan syirik dan mengancam akan menampar menteri itu.
”Dia mungkin ingin menampar saya, tapi saya pikir semua warga Malaysia ingin menamparnya, karena telah mempermalukan negara,” kata Khairy, seperti dilansir The Star, Sabtu (15/3/2014).
”Apa yang dia lakukan tidak sesuai dengan ajaran agama. Saya tidak akan terpengaruh (ancamannya),” lanjut Khairy.
Dukun Ibrahim sudah dua kali melakukan ritual di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencari pesawat MH370 yang lenyap misterius sejak Sabtu pekan lalu. Dalam ritualnya, dukun itu menggunakan berbagai alat, seperti air yang diklaim sebagai air Zam Zam, dua buah kelapa, tongkat dan tikar yang diklaim sebagai karpet ajaib.
Menteri Malaysia itu, pada Rabu lalu menuliskan tweet di akun Twitter-nya yang meledek dukun Ibrahim. ”Seseorang harus menangkap para bomoh (dukun) dengan karpet ajaib. Memalukan,” tulis Khairy.
Tweet itu ternyata memicu amarah sang dukun.”Biarkan saya melakukan pekerjaan saya. Jangan mengklasifikasikan apa yang saya lakukan sebagai sesuatu yang haram. Temui saya sebelum memberikan keputusan,” kata Ibrahim.
”Mengundurkan diri saja ( sebagai menteri ) dan saya akan mengundurkan diri sebagai Mahaguru (dukun). Kami akan melawan. Saya akan menampar dia seperti buaya, sehingga dia paham.”
(mas)