Pesawat MH370 diburu berdasarkan kiriman ping 6 kali

Sabtu, 15 Maret 2014 - 09:20 WIB
Pesawat MH370 diburu...
Pesawat MH370 diburu berdasarkan kiriman ping 6 kali
A A A
Sindonews.com – Tim gabungan internasional pencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 memburu pesawat yang hilang sejak Sabtu pekan lalu berdasarakan sinyal Packet Internet Gopher atau “ping”.

Menurut para peneliti, sinyal “ping” dikirim lima hingga enam kali oleh sistem komunikasi pesawat yang ditangkap satelit, setelah pesawat pembawa 239 orang itu hilang misteris. Sinyal “ping” ditangkap satelit secara berjeda.

Sinyal “ping” diyakini para peneliti bisa untuk melacak jejak pesawat. ”Saya belum melihat hal semacam ini, dengan melibatkan satelit dalam penyelidikan kecelakaan sebelumnya,” kata Matthew Greaves, Kepala Pusat Investigasi Keselamatan dan Kecelakaan di Universitas Cranfield, Bedford, Inggris, seperti dikutip Reuters, Sabtu (15/3/2014).

”Hal ini akan mendapatkan sesuatu yang lebih penting sampai mereka menemukan beberapa reruntuhan (peswat),” lanjut Greaves.

Perusahaan Amerika Serikat dan Pemerintah China telah mengerahkan satelit dalam pencarian pesawat MAS MH370. China sendiri mengerahkan 10 satelit, dan sempat menemukan tiga benda mencurigakan berukuran besar di laut. Namun, hasil temuan itu tidak terkait dengan pesawat MH370.


Pemerintah Malaysia sendiri tidak menanggapi temuan sinyal "ping" yang dikirim sistem komunikasi pesawat MH370, dengan alasan laporan itu bersumber dari peneliti anonim. Namun, mereka menegaskan, segala kemungkinan bisa terjadi dengan pesawat MH370 tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
47 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved