Malaysia bantah sewa dukun untuk cari pesawat MH370
Jum'at, 14 Maret 2014 - 17:04 WIB
Malaysia bantah sewa dukun untuk cari pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Malaysia, yang sedang di bawah tekanan untuk menemukan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 direpotkan dengan munculnya dukun top, Ibrahim Mat Zin.
Sebab, dukun itu sempat mengatakan, bahwa dia diundang salah satu petinggi negaranya untuk membantu mencari pesawat yang membawa 239 orang itu.
Pemerintah Malaysia, bahkan meluangkan waktu khusus untuk menyampaikan bantahan, bahwa mereka telah menyewa dukun Ibrahim yang berjuluk Raja Nujum Sedunia itu. Aksi dukun itu, bahkan menjadi bahan perbincangan para pengguna sosial media di seluruh dunia.
Berbagai foto dan video parodi bermunculan untuk mengolok-olok aksi dukun Ibrahim yang membawa tikar, kepala hingga perangkap ikan untuk mencari pesawat yang hilang.
”Mengenai adanya 'bomoh' atau dukun di Bandara Internasional Kuala Lumpur, kami ingin menyatakan bahwa baik pemerintah, maupun instansi-instansinya, tidak terlibat atas kehadiran dukun di bandara,” bunyi pernyataan pemerintah Malaysia, seperti dikutip AFP, Jumat (14/3/2014).
Dukun Ibrahim yang diancam akan ditangkap aparat Departemen Agama Islam Selangor, menarik klaim sebelumnya, bahwa dia diundang petinggi Malaysia. Sang dukun itu, akhirnya mengaku aksinya atas inisiatif pribadi.
Kantor berita Bernama mengutip seorang pejabat Departemen Agama Islam, Hardi Sadali melaporkan, dukun Ibarahim akan ditindak. ”Kami telah menyarankan kepada (Ibrahim) untuk tidak melakukan ritual seperti yang ia dilakukan. Jika dia nekat melanjutkan, kami akan mengambil tindakan,” kata Hardi.
Aksi dukun Ibrahim juga diunggah di situs YouTube. Dalam video yang telah dilihat lebih dari 300 ribu orang, Ibrahim mengusung alat perangkap ikan untuk mencari pesawat.
Sebab, dukun itu sempat mengatakan, bahwa dia diundang salah satu petinggi negaranya untuk membantu mencari pesawat yang membawa 239 orang itu.
Pemerintah Malaysia, bahkan meluangkan waktu khusus untuk menyampaikan bantahan, bahwa mereka telah menyewa dukun Ibrahim yang berjuluk Raja Nujum Sedunia itu. Aksi dukun itu, bahkan menjadi bahan perbincangan para pengguna sosial media di seluruh dunia.
Berbagai foto dan video parodi bermunculan untuk mengolok-olok aksi dukun Ibrahim yang membawa tikar, kepala hingga perangkap ikan untuk mencari pesawat yang hilang.
”Mengenai adanya 'bomoh' atau dukun di Bandara Internasional Kuala Lumpur, kami ingin menyatakan bahwa baik pemerintah, maupun instansi-instansinya, tidak terlibat atas kehadiran dukun di bandara,” bunyi pernyataan pemerintah Malaysia, seperti dikutip AFP, Jumat (14/3/2014).
Dukun Ibrahim yang diancam akan ditangkap aparat Departemen Agama Islam Selangor, menarik klaim sebelumnya, bahwa dia diundang petinggi Malaysia. Sang dukun itu, akhirnya mengaku aksinya atas inisiatif pribadi.
Kantor berita Bernama mengutip seorang pejabat Departemen Agama Islam, Hardi Sadali melaporkan, dukun Ibarahim akan ditindak. ”Kami telah menyarankan kepada (Ibrahim) untuk tidak melakukan ritual seperti yang ia dilakukan. Jika dia nekat melanjutkan, kami akan mengambil tindakan,” kata Hardi.
Aksi dukun Ibrahim juga diunggah di situs YouTube. Dalam video yang telah dilihat lebih dari 300 ribu orang, Ibrahim mengusung alat perangkap ikan untuk mencari pesawat.
(mas)