Dukun Malaysia pencari MH370 jadi buah bibir warga dunia

Jum'at, 14 Maret 2014 - 11:37 WIB
Dukun Malaysia pencari...
Dukun Malaysia pencari MH370 jadi buah bibir warga dunia
A A A
Sindonews.com – Kata “bomoh” yang mengacu pada dukun Malaysia menjadi trending topic(bahan yang ramai dibicarakan) di seluruh dunia. Kata “bomoh” menjadi tenar, setelah aksi kocak dukun top Malaysia, Ibrahim Mat Zin melakukan ritual dua kali untuk mencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

Kantor berita BBC menulis, pembicaraan tentang “bomoh” dalam Twitter, yang sebagian besar berisi olok-olokan tercatat ada 200.000 tweet dari banyak orang di berbagai negara. Selain berisi olok-olokan terhadap dukun Ibrahim, sebagian orang mengatakan, aksi dukun itu hanya membuat malu.

”Ini sangat memalukan untuk Malaysia, bomoh ” demikian salah satu kalimat yang sering ditulis pengguna akun Twitter yang masuk BBC Trending. Kata-kata lain yang ikut masuk BBC Trending adalah kata; ”bodoh dan memalukan”.

Para pengguna Twitter di seluruh dunia ikut mengolok-olok dukun Ibrahim, setelah sang dukun melakukan ritual kocak selama dua kali di Bandara Internasional Kuala Lumpur guna mencari pesawat MH370. Semula, Ibrahim mengaku diundang salah satu pejabat tertinggi Malaysia.

Namun, berselang sehari kemudian, dia menarik ucapannya. Dia mengaku, aksinya atas inisiatif pribadi. Yang memicu olok-olokan dari warga seluruh dunia adalah alat-alat yang digunakan dukun Ibrahim itu. Di antaranya, kelapa, teropong bambu dan perangkap ikan, hingga tikar yang dia klaim sebagai karpet ajaib.

Penasaran dengan kata “bomoh” yang mendadak tenar itu, ternyata juga muncul dalam situs bisnis online. Barang-barang yang dijual dalam situs itu, juga tidak jauh dari berbagai alat perdukunan. Contoh, karpet ajaib dijual RM99.900. Selain itu, juga ada alat-alat lain, seperti tongkat ajaib dan serbuk-serbuk magis.

Eddin Khoo, seorang komentator budaya Malaysia, mengatakan, tidak heran jika “bomoh” menjadi tren. (Sebab) sangat banyak masalah politik budaya di Malaysia selama 30 atau 40 tahun terakhir,” katanya, seperti dilaporkan Malaysian Insider, Jumat (14/3/2014).
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
29 menit yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
2 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved