Merkel: Referendum Crimea ilegal

Senin, 10 Maret 2014 - 22:23 WIB
Merkel: Referendum Crimea...
Merkel: Referendum Crimea ilegal
A A A
Sindonews.com – Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan kepada Presiden Rusia Valdimir Putin, bahwa ia menganggap referendum yang akan diadakan di Crimea untuk bergabung dengan Rusia adalah langkah ilegal.

"Kanselir Jerman menegaskan, apa yang disebut referendum pada 16 Maret mendatang di Crimea adalah ilegal. Ini bertentangan dengan konstitusi Ukraina dan hukum internasional," ungkap Steffen Seibert, juru bicara Merkel.

Merkel menyesalkan tidak adanya kemajuan yang telah dibuat oleh dunia internasional untuk membantu menemukan jalur diplomasi dan solusi untuk menyelesaikan konflik di Ukraina. "Dia menekankan, bahwa mengakhiri krisis harus didasarkan pada hukum internasional,” tambah Seibert, seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (10/3/2014).

Pihak Rusia sendiri mengklaim referendum yang akan dilaksanakan di Crimea adalah hal yang benar, karena parlemen Crimea sebagi otoritas yang sah memiliki hak untuk melakukan referendum.

“Mereka negara berdaulat yang memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka,,” ungkap Kepala Federasi Dewan Rusia, Valentina Matviyenko.

Referendum akan diselenggarakan di Crimea pada 16 Maret mendatang untuk melihat apakah wilayah tersebut ingin segera menjadi bagian dari Federasi Rusia atau tetap bersama Ukraina.
(esn)
Berita Terkait
Ribuan Pengungsi Ukraina...
Ribuan Pengungsi Ukraina Ditampung Pemerintah Jerman
Jerman Menyayangkan...
Jerman Menyayangkan Ketegangan Rusia dan Ukraina
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
Jerman Akui Howitzer...
Jerman Akui Howitzer Bantuan untuk Ukraina Banyak yang Rusak
Boris Pistorius: Jerman...
Boris Pistorius: Jerman Bukan Sekutu Ukraina
Jerman Selalu Ambil...
Jerman Selalu Ambil Untung dalam Perang Ukraina
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
49 menit yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
1 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
2 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
4 jam yang lalu
Infografis
Ukraina: Rusia Tarik...
Ukraina: Rusia Tarik Mundur Kapal Perang dari Crimea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved