Thailand bergulat hadapi peredaran paspor palsu
Senin, 10 Maret 2014 - 20:00 WIB
Thailand bergulat hadapi peredaran paspor palsu
A
A
A
Sindonews.com – Dengan jumlah wisatawan yang sangat besar dan dengan penegakan hukum yang tidak maksimal, Thailand manjadi salah satu negara dengan tingkat peredaran paspor palsu yang besar.
Yang terbaru adalah dua paspor palsu yang digunakan dalam penerbangan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Pemerintah Thailand sendiri bertarung dengan waktu untuk melacak peradaran pasport palsu di negaranya.
"Paspor palsu dan penipuan identitas pada umumnya adalah masalah besar di Thailand," ungkap Komandan Polisi dan Direktur Interpol Thailand, Apichart Suriboonya, seperti dilansir Reuters, Senin (10/3/2014).
“Terkadang, paspor tersebut dijual oleh sang pemilik. Hal ini digunakan untuk menutupi biaya perjalanan,” Suriboonya menambahkan.
Kasus penggunaan paspor palsu mendadak menjadi perbincangan publik internasional, setelah kejadian hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Dua orang dalam pesawat tersebut diketahui menggunakan paspor palsu.
Kedua paspor tersebut merupakan paspor yang hilang di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Walaupun belum ditemukan hubungan antara penggunaan paspor palsu dan hilangnya pesawat tersebut, namun hal ini tetap menjadi sorotan publik.
Yang terbaru adalah dua paspor palsu yang digunakan dalam penerbangan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Pemerintah Thailand sendiri bertarung dengan waktu untuk melacak peradaran pasport palsu di negaranya.
"Paspor palsu dan penipuan identitas pada umumnya adalah masalah besar di Thailand," ungkap Komandan Polisi dan Direktur Interpol Thailand, Apichart Suriboonya, seperti dilansir Reuters, Senin (10/3/2014).
“Terkadang, paspor tersebut dijual oleh sang pemilik. Hal ini digunakan untuk menutupi biaya perjalanan,” Suriboonya menambahkan.
Kasus penggunaan paspor palsu mendadak menjadi perbincangan publik internasional, setelah kejadian hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Dua orang dalam pesawat tersebut diketahui menggunakan paspor palsu.
Kedua paspor tersebut merupakan paspor yang hilang di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Walaupun belum ditemukan hubungan antara penggunaan paspor palsu dan hilangnya pesawat tersebut, namun hal ini tetap menjadi sorotan publik.
(esn)