Malaysia lacak pesawat MH370 dari temuan minyak di laut
Senin, 10 Maret 2014 - 12:33 WIB
Malaysia lacak pesawat MH370 dari temuan minyak di laut
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Malaysia berharap dapat merampungkan hasil analisis laboratorium tentang tumpahan minyak yang ditemuukan di laut. Mereka berharap pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang bisa ditemukan dari temuan minyak itu.
Pesawat itu hilang di atas perairan antara Malaysia dan Vietnam saat perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing Sabtu pagi. Namun, hingga kini pesawat yang membawa 239 orang, di mana tujuh di antaranya warga Indonesia, belum juga ditemukan.
”Kami masih menunggu hasil (laboratorium). Saya berharap mendapatkan jawabannya sore ini,” kata Amdan Kurish, Direktur Jenderal Badan Penegakan Maritim Malaysia kepada AFP, Senin (10/3/2014).
Dia mengatakan, sampel minyak yang terakhir dikumpulkan beraal dari temuan di wilayah perairan yang berjarak 185 kilometer sebelah utara dari negara bagian Kelantan, Malaysia. Jejak tumpahan minyak itu, ditemukan setelah petugas lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat MAS MH370.
Sedangkan, pihak berwenang Vietnam mengklaim mereka sedang menyelidiki temuan puing-puing sebuah benda. Namun, puing-puing itu belum bisa diverifikasi, apakah termasuk puing dari badan pesawat MAS MH370 atau bukan.
Sementara itu, Pemerintah Malaysia mulai kebingungan setelah para keluarga penumpang pesawat menuntut jawaban atas nasib kerabat mereka. Pemerintah tersebut menyalahkan kelalaian pihak imigrasi yang meloloskan dua penumpang misterius yang menggunakan paspor curia milik warga Italia dan Austria.
Pesawat itu hilang di atas perairan antara Malaysia dan Vietnam saat perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing Sabtu pagi. Namun, hingga kini pesawat yang membawa 239 orang, di mana tujuh di antaranya warga Indonesia, belum juga ditemukan.
”Kami masih menunggu hasil (laboratorium). Saya berharap mendapatkan jawabannya sore ini,” kata Amdan Kurish, Direktur Jenderal Badan Penegakan Maritim Malaysia kepada AFP, Senin (10/3/2014).
Dia mengatakan, sampel minyak yang terakhir dikumpulkan beraal dari temuan di wilayah perairan yang berjarak 185 kilometer sebelah utara dari negara bagian Kelantan, Malaysia. Jejak tumpahan minyak itu, ditemukan setelah petugas lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat MAS MH370.
Sedangkan, pihak berwenang Vietnam mengklaim mereka sedang menyelidiki temuan puing-puing sebuah benda. Namun, puing-puing itu belum bisa diverifikasi, apakah termasuk puing dari badan pesawat MAS MH370 atau bukan.
Sementara itu, Pemerintah Malaysia mulai kebingungan setelah para keluarga penumpang pesawat menuntut jawaban atas nasib kerabat mereka. Pemerintah tersebut menyalahkan kelalaian pihak imigrasi yang meloloskan dua penumpang misterius yang menggunakan paspor curia milik warga Italia dan Austria.
(mas)