Hilang saat terbang, Malaysia Airlines bawa warga 13 negara
Sabtu, 08 Maret 2014 - 09:38 WIB
Hilang saat terbang, Malaysia Airlines bawa warga 13 negara
A
A
A
Sindonews.com - Pesawat Malaysia Airlnes MH370 hilang saat terbang menuju Beijing, pada Sabtu (8/3/2014). Pesawat itu membawa 239 orang yang berasal dari 13 negara.
Pihak perusahaan maskapai mengaku sudah memberitahukan pihak keluarga para penumpang. Perusahaan tersebut juga berharap pesawat bisa ditemukan dan tidak terjadi sesuatu yang buruk.
Pesawat diketahui kehilangan kontak pada Sabtu pukul 02.40 waktu setempat, atau dua jam setelah meninggalkan Bandara Internasional Kuala Lumpur. Pesawat itu telah dijadwalkan tiba di Beijing pukul 6.30 pagi waktu setempat.
Dari 239 orang di dalam pesawat itu, 227 di antaranya penumpang, yang berasal dari 13 negara. Sedangkan 12 lainnya adalah awak pesawat.
”Kami sangat menyesal bahwa kita telah kehilangan semua kontak dengan penerbangan MH370 yang berangkat dari Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat pagi ini, menuju Beijing,” kata Chief Executive Officer Malaysia Airlines Group, Ahmad Jauhari Yahya dalam sebuah pernyataan.
”Pikiran dan doa kami tercurah untuk semua penumpang yang terkena dampak, serta kru dan anggota keluarga mereka,” lanjut Yahya. Pesawat berjenis Boeing 777-200 itu, terbang melewati rute semenanjung Indocina, Vietnam. Kantor berita Xinhua mengatakan, pesawat kehilangan kontak saat berada di wilayah udara Vietnam.
Pihak perusahaan maskapai mengaku sudah memberitahukan pihak keluarga para penumpang. Perusahaan tersebut juga berharap pesawat bisa ditemukan dan tidak terjadi sesuatu yang buruk.
Pesawat diketahui kehilangan kontak pada Sabtu pukul 02.40 waktu setempat, atau dua jam setelah meninggalkan Bandara Internasional Kuala Lumpur. Pesawat itu telah dijadwalkan tiba di Beijing pukul 6.30 pagi waktu setempat.
Dari 239 orang di dalam pesawat itu, 227 di antaranya penumpang, yang berasal dari 13 negara. Sedangkan 12 lainnya adalah awak pesawat.
”Kami sangat menyesal bahwa kita telah kehilangan semua kontak dengan penerbangan MH370 yang berangkat dari Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat pagi ini, menuju Beijing,” kata Chief Executive Officer Malaysia Airlines Group, Ahmad Jauhari Yahya dalam sebuah pernyataan.
”Pikiran dan doa kami tercurah untuk semua penumpang yang terkena dampak, serta kru dan anggota keluarga mereka,” lanjut Yahya. Pesawat berjenis Boeing 777-200 itu, terbang melewati rute semenanjung Indocina, Vietnam. Kantor berita Xinhua mengatakan, pesawat kehilangan kontak saat berada di wilayah udara Vietnam.
(mas)