Diobati sejak lahir, bayi kedua pengidap HIV di AS sembuh
Kamis, 06 Maret 2014 - 09:47 WIB
Diobati sejak lahir, bayi kedua pengidap HIV di AS sembuh
A
A
A
Sindonews.com - Peneliti di Amerika Serikat, mengungkapkan bayi kedua yang didiagnosa positif mengidap HIV sejak dalam kandungan, telah sembuh melalui pengobatan dinia. Bayi asal California itu diberikan obat antiretrovial, empat jam setelah lahir.
Bayi yang kini bersusia sembilan bulan tersebut, kini dinyatakan negatif HIV. Ini adalah kasus kedua penyembuhan bayi pengidap HIV yang dilaporkan sejak 2013. Kasus pertama dialami bayi asal Mississippi.
“Ini adalah panggilan untuk bertindak bagi kita dan mampu belajar dari kasus ini,” kata Deborah Persaud, dokter spesialis pediatri pada Universitas John Hopkins, dalamm sebuah konferensi medis di Boston, seperti dikutip BBC, Kamis (6/3/2014).
Dokter itu mengungkapkan, bahwa tidak ada jejak virus yang ditemukan dalam darah bayi yang disembuhkan itu. Bayi sembilan bulan itu, hingga kini masih menerimma tiga jenis obat anti-Aids. Sedangkan, bayi asal Mississippi yang kini berusia tiga tahun sudah berhenti menerima perawatan antiretroviral sejak dua tahun lalu.
”Satu-satunya cara kita bisa membuktikan bahwa kita telah menyembuhkan, adalah dengan melakukan pengobatan, dan itu bukan tanpa risiko,” ujarnya. Kedua anak itu, terlahir dari ibu yang terinfeksi HIV.
Peneliti tersebut menyatakan, virus yang menyerang sistem kekebalan manusia itu saat ini telah menginfeksi lebih dari 34 juta orang di seluruh dunia.
Bayi yang kini bersusia sembilan bulan tersebut, kini dinyatakan negatif HIV. Ini adalah kasus kedua penyembuhan bayi pengidap HIV yang dilaporkan sejak 2013. Kasus pertama dialami bayi asal Mississippi.
“Ini adalah panggilan untuk bertindak bagi kita dan mampu belajar dari kasus ini,” kata Deborah Persaud, dokter spesialis pediatri pada Universitas John Hopkins, dalamm sebuah konferensi medis di Boston, seperti dikutip BBC, Kamis (6/3/2014).
Dokter itu mengungkapkan, bahwa tidak ada jejak virus yang ditemukan dalam darah bayi yang disembuhkan itu. Bayi sembilan bulan itu, hingga kini masih menerimma tiga jenis obat anti-Aids. Sedangkan, bayi asal Mississippi yang kini berusia tiga tahun sudah berhenti menerima perawatan antiretroviral sejak dua tahun lalu.
”Satu-satunya cara kita bisa membuktikan bahwa kita telah menyembuhkan, adalah dengan melakukan pengobatan, dan itu bukan tanpa risiko,” ujarnya. Kedua anak itu, terlahir dari ibu yang terinfeksi HIV.
Peneliti tersebut menyatakan, virus yang menyerang sistem kekebalan manusia itu saat ini telah menginfeksi lebih dari 34 juta orang di seluruh dunia.
(mas)