Wanita cantik ini, martir pertama Presiden Assad

Rabu, 05 Maret 2014 - 10:58 WIB
Wanita cantik ini, martir...
Wanita cantik ini, martir pertama Presiden Assad
A A A
Sindonews.com – Namanya Letnan Mirfat Mohamad Said. Umurnya tidak diketahui pasti, tapi dia masih muda. Mirfat adalah tentara Pengawal Republik Suriah.

Namanya menyebar di berbagai blog dan media sosial di Suriah. Dia diklaim sebagai tentara perempuan pertama yang mengorbankan jiwanya (martir) untuk Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Mirfat dibunuh di dekat Damaskus.

Karena pengorbanan nyawanya itu, Mirfat dinobatkan sebagai pahlawan pro-rezim Suriah. Kabar kematiannya ramai menjadi perbincangan di situs media sosial dan blog dari para pengguna internet yang por-Assad. Tidak jelas, waktu serangan yang menewaskan tentara perempuan cantik itu.

Profil sosoknya juga muncul di situs tentara pembebasan Suriah (pasukan kelompok oposisi), syirianarmyfree. Sejumlah media menulis, Mirfat dan adiknya terpanggil untuk berperang membela rezim Assad, karena rasa patriotismenya tumbuh.

Mereka awalnya bekerja di atas meja (pekerjaan kantoran). Tapi, mereka tertarik untuk terjun ke lapangan dan ikut berperang. Mereka akhirnya di kirim ke sebuah pos pemeriksaan di Daria, utara Damaskus. Orang tua Mirfat yang mendengar kematian putrinya, bangga dengan pengorbanan anaknya untuk negara.

Sebuah posting-an di Facebook dari warga Suriah pro-Assad, tertulis, ayah Mirfat awalnya menentang putrinya berperang, tapi Mirfat sendiri menyatakan, dia akan membuat keluarganya bangga, meski tidak mempunyai saudara laki-laki.

”Karena Tuhan tidak memberikan Anda dengan anak laki-laki, kita akan menjadi laki-laki dan Anda akan bangga kita, ayah,” bunyi ucapan Mirfat yang diunggah di Facebook.

Kelompok oposisi atau pemberontak Suriah, sengaja tidak mempublikasikan kabar kematian wanita itu.”Kami melangkah pada kematian Mirfat Mohamad Said, yang merupakan salah satu pengawal Presiden Assad. Semoga dia masuk neraka dan baguslah,” bunyi kelompok Tentara Pembebasan Suriah dalam situs mereka, yang dikutip news.com.au, Rabu (5/3/2014).
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
53 menit yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
1 jam yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
2 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
3 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
4 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved