Korut kembali tembakkan rudal
Selasa, 04 Maret 2014 - 19:25 WIB
Korut kembali tembakkan rudal
A
A
A
Sindonews.com – Korea Utara (Korut) kembali menembakkan tujuh rudal, Selasa (4/3/2014).
“Mereka terpantau menembakan rudal-rudal mereka pada Selasa pagi dan sore,” ungkap pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel).
Rudal-rudal itu ditembakan dari wilayah Wonsan ke arah perairan terbuka di timur laut. Korut baru saja memiliki peluncur roket yang baru, yang disebut oleh militer Korsel sebagai KN–09.
Seperti dilansir Xinhua, peluncur roket tersebut mampu menembakkan roket hingga jarak 150 Km. Pyongyang juga menembakkan tiga peluru artileri lainnya pada Selasa pagi dari tempat yang sama ke arah perairan timur dengan artileri kaliber 240 mm. Artileri itu diperkirakan memiliki jangkauan sejauh 55 km.
Korut semakin sering menembakan rudal-rudal mereka sebagai bagian dari percobaan militer mereka. Dalam satu minggu terakhir, Korut sudah tiga kali melakukan penembakkan ke arah laut terbuka.
Penembakan rudal ini terjadi beberapa hari setelah dimulainya latihan gabungan tahunan militer AS dan Korsel. Korut telah berulangkali mengecam latihan gabungan AS dan Korsel ini. Hal ini semakin membuat Korsel waspada.
“Mereka terpantau menembakan rudal-rudal mereka pada Selasa pagi dan sore,” ungkap pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel).
Rudal-rudal itu ditembakan dari wilayah Wonsan ke arah perairan terbuka di timur laut. Korut baru saja memiliki peluncur roket yang baru, yang disebut oleh militer Korsel sebagai KN–09.
Seperti dilansir Xinhua, peluncur roket tersebut mampu menembakkan roket hingga jarak 150 Km. Pyongyang juga menembakkan tiga peluru artileri lainnya pada Selasa pagi dari tempat yang sama ke arah perairan timur dengan artileri kaliber 240 mm. Artileri itu diperkirakan memiliki jangkauan sejauh 55 km.
Korut semakin sering menembakan rudal-rudal mereka sebagai bagian dari percobaan militer mereka. Dalam satu minggu terakhir, Korut sudah tiga kali melakukan penembakkan ke arah laut terbuka.
Penembakan rudal ini terjadi beberapa hari setelah dimulainya latihan gabungan tahunan militer AS dan Korsel. Korut telah berulangkali mengecam latihan gabungan AS dan Korsel ini. Hal ini semakin membuat Korsel waspada.
(esn)