20 korban insiden Kumning masih dalam kondisi kritis
Senin, 03 Maret 2014 - 23:14 WIB
20 korban insiden Kumning masih dalam kondisi kritis
A
A
A
Sindonews.com – Komisi Kesehatan dan Keluarga Berencana Nasional mengatakan, 20 dari 143 pasien yang terluka dalam serangan teroris berpedang di Stasiun Kereta Api di kota Kunming, China, saat ini masih dalam kondisi kritis.
Komisi tersebut mengatakan, 104 operasi darurat telah dilakukan dan mereka telah mengirimkan lima dokter lain untuk membantu mengobati para korban. Demikian seperti dilansir Xinhua, Senin (3/3/2014).
“Ke lima dokter yang didatangkan merupakan para sepesialis yang terampil dalam operasi bedah tangan, bedah dada, dan operasi saluran kemih. Total sudah 29 dokter spesialis yang dikirim ke Kumning untuk menangani korban insiden teroris berpedang,” ungkap komisi tersebut.
Setidaknya 33 orang tewas, ketika teroris berpedang melakukan serangan di sebuah stasiun kereta di Kota Kumning, Provinsi Yunnan, China, Sabtu (1/2/2014) malam waktu setempat. Pemerintah China menuduh militan Muslim dari Xinjiang sebagai pelaku serangan.
Komisi tersebut mengatakan, 104 operasi darurat telah dilakukan dan mereka telah mengirimkan lima dokter lain untuk membantu mengobati para korban. Demikian seperti dilansir Xinhua, Senin (3/3/2014).
“Ke lima dokter yang didatangkan merupakan para sepesialis yang terampil dalam operasi bedah tangan, bedah dada, dan operasi saluran kemih. Total sudah 29 dokter spesialis yang dikirim ke Kumning untuk menangani korban insiden teroris berpedang,” ungkap komisi tersebut.
Setidaknya 33 orang tewas, ketika teroris berpedang melakukan serangan di sebuah stasiun kereta di Kota Kumning, Provinsi Yunnan, China, Sabtu (1/2/2014) malam waktu setempat. Pemerintah China menuduh militan Muslim dari Xinjiang sebagai pelaku serangan.
(esn)