Anak Morsi ditangkap karena miliki narkoba
Minggu, 02 Maret 2014 - 16:45 WIB
Anak Morsi ditangkap karena miliki narkoba
A
A
A
Sindonews.com – Pihak berwenang Mesir menangkap Abdullah Morsi (19), anak dari mantan presiden Mesir, Mohamed Morsi, Sabtu (1/2/2014) malam waktu setempat. Pihak berwenang menuduh Abdullah memiliki ganja. Namun, hal tersebut dibantah oleh sang kakak.
“Polisi menemukan Abdullah Morsi memiliki dua linting ganja. Dia dan seorang temannya berada di sebuah mobil yang diparkir di pinggir jalan, di provinsi Qalyubia, sebelah utara Kairo,” ungkap pejabat keamanan setempat.
Osama Morsi yang merupakan kakak Abdullah menepis tuduhan tersebut. “Abdullah dihentikan di sebuah pos pemeriksaan polisi saat dalam perjalanan pulang,” Ungkap Osama.
“Dia telah ditangkap. Mereka membuat-buat kasus ini, adikku bahkan tidak merokok," Osama menegaskan. "Ini adalah upaya untuk mencemarkan nama baik keluarga presiden Mohamed Morsi. Kejadian ini merupakan bagian dari serangkaian pelanggaran yang dilakukan oleh negara melawan kami," tambah Osama, seperti dilansir Chanel News Asia.
Morsi digulingkan militer pada 3 Juli 2013, setelah berkuasa sejak Juli 2012 begitu memenangi pemilu demokratis pertama di Mesir. Sejak dikudeta, Morsi tak lagi bisa menghirup udara bebas dan mendekam di dalam tahanan.
“Polisi menemukan Abdullah Morsi memiliki dua linting ganja. Dia dan seorang temannya berada di sebuah mobil yang diparkir di pinggir jalan, di provinsi Qalyubia, sebelah utara Kairo,” ungkap pejabat keamanan setempat.
Osama Morsi yang merupakan kakak Abdullah menepis tuduhan tersebut. “Abdullah dihentikan di sebuah pos pemeriksaan polisi saat dalam perjalanan pulang,” Ungkap Osama.
“Dia telah ditangkap. Mereka membuat-buat kasus ini, adikku bahkan tidak merokok," Osama menegaskan. "Ini adalah upaya untuk mencemarkan nama baik keluarga presiden Mohamed Morsi. Kejadian ini merupakan bagian dari serangkaian pelanggaran yang dilakukan oleh negara melawan kami," tambah Osama, seperti dilansir Chanel News Asia.
Morsi digulingkan militer pada 3 Juli 2013, setelah berkuasa sejak Juli 2012 begitu memenangi pemilu demokratis pertama di Mesir. Sejak dikudeta, Morsi tak lagi bisa menghirup udara bebas dan mendekam di dalam tahanan.
(esn)