YouTube hapus simbol Allah di video Katy Perry

Kamis, 27 Februari 2014 - 18:30 WIB
YouTube hapus simbol...
YouTube hapus simbol Allah di video Katy Perry
A A A
Sindonews.com – Situs YouTube yang dikelola Google, diam-diam mengedit video klip bintang pop asal Amerika Serikat, Katy Perry. Situs itu telah menghapus simbol “Allah” dari video klip “Dark Horse” yang menuai kemarahan warga Muslim di seluruh dunia.

Tindakan itu dilakukan pihak YouTube, setelah sebuah petisi yang ditandatangani warga Muslim dari berbagai negara di dunia, muncul. Petisi global yang menyebar melalui situs Change.org, mendesak agar YouTube menghapus video klip tersebut.

Penggagas petisi tersebut, mengklaim bahwa Perry benar-benar membakar simbol “Allah” dalam video yang berkisah tentang putri Mesir kuno yang marah dengan para pelamarnya. Rabu kemarin, petisi itu sudah ditandatangani 50 ribu warga Muslim di berbagai negara.

Shazad Iqbal, 22, penggagas petisi, senang setelah YouTube memahami kemarahan warga Muslim dunia atas penayangan video klip kontroversial itu. ”Saya senang untuk memberitahu Anda semua, bahwa simbol ‘Allah’ telah dihapus dari video 'Dark Horse',” katanya.

“Kita tidak bisa melakukannya tanpa dukungan semua orang. Jadi saya berterima kasih kepada masing-masing Anda, sehingga suara kita didengar,” lanjut Iqbal, seperti dilansir Jpost, Kamis (27/2/2014). Kendati demikian, baik pihak YouTube maupun pihak Perry belum bersedia memberikan klarifikasi.

Setelah video itu diedit YouTube, ada perbedaan yang mencolok sejak video itu ditayangkan 20 Februari 2014. Sebelum diedit, simbol “Allah” terlihat jelas di liontin seorang pria dalam video tersebut. Setelah diedit, simbol liontin itu tidak ada lagi.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
23 menit yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
1 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
2 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
3 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
4 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved