Akhiri penyadapan AS, Obama digugat

Kamis, 13 Februari 2014 - 10:14 WIB
Akhiri penyadapan AS,...
Akhiri penyadapan AS, Obama digugat
A A A
Sindonews.com - Senator Amerika Serikat (AS), Rand Paul mengajukan gugatan melawan Presiden Barack Obama dan pejabat lainnya. Gugatan itu sebagai upaya untuk mengakhiri program peyadapan telepon rahasia yang dilakukan NSA terhadap semua warga AS.

Paul yang merupakan kandidat calon presiden AS 2016, mengatakan, dia dan kelompok partai terkemuka di AS mengajukan gugatan bersejarah.”Aksi sipil mereka atas nama semua orang di Amerika yang memiliki telepon,” kata Paul, seperti dikutip CNN.

”Ada gejolak besar dan berkembang dari protes di negara-negara di mana, para rakyatnya marah, ketika catatan (telepon) mereka disadap tanpa kecurigaan, juga tanpa surat perintah hakim,” lanjut Paul kepada wartawan di luar Pengadilan Distrik AS di Washington sembari memegang ponsel.

Dalam gugatannya, Paula menuduh bahwa National Security Agency (NSA) melanggar Amandemen Keempat Konstitusi AS, karenamengumpulkan metadata ratusan juta orang secara ilegal. Menurutnya, publik menghendaki adanya perlawanan terhadap NSA hingga ke Mahkamah Agung AS.

Pihak yang digugat Paul, antara lain, Obama, Direktur Intelijen Nasional, James Clapper, Direktur NSA Keith Alexander dan kepala FBI, James Comey. Program penyadapan global AS terbongkar setelah bekas kontraktor NSA, Edward Snowden yang kini bersembunyi di Rusia, membocorkannya.

Gugatan Paul itu juga dipicu kebijakan Obama yang menyatakan, penyadapan NSA tidak akan dihentikan.” Saya tidak menentang NSA, saya tidak melawan mata-mata. Saya tidak melawan penyadapan telepon,” ujar Paulus. ”Saya hanya ingin Anda (Obama) pergi ke hakim, memiliki mandate, dan mendapatkan surat perintah,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
1 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
2 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
3 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
4 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
4 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved