Isi dianggap menipu, akun YouTube PM Australia disuspensi

Senin, 03 Februari 2014 - 11:37 WIB
Isi dianggap menipu,...
Isi dianggap menipu, akun YouTube PM Australia disuspensi
A A A
Sindonews.com – Akun YouTube Perdana Menteri Australia, Tony Abbott disusepensi atau mengalami penundaan. Musababnya, salah satu pengunjung YouTube menyebut isi pidato Abbott di akun YouTube-nya menipu.

Melalui YouTube, Abbott berpidato perihal berbagai kebijakan pemerintah yang dia anggap berhasil. Di antaranya, soal memo pajak karbon dan penanganan para pencari suaka.

“Pemerintah Federal telah membuat kemajuan besar dalam perlindungan perbatasan,” kata Abbott, dalam video di akun YouTube-nya. ”Para penyelundup orang-orang akhirnya, menyadari bahwa, negara ini berada di bawah aturan baru,” lanjut Abbott, seperti dikutip media Australia, news.com.au, Senin (3/2/2014).

”Ini merupakan perubahan yang luar biasa hanya dalam beberapa bulan. Kebijakan kami telah bekerja,” imbuh Abbott. Namun, beberapa saat setelah video YouTube itu dirilis, pihak YouTube mensuspensi. Sebab, salah satu pengunjung YouTube menyebut, isi pidato Abbott menipu atau tidak seperti kenyataan.

“Agar lebih adil di YouTube, selusin janji Abbott sejak kampanye Pemilu telah cacat,” tulis salah satu pengguna media sosial. Tidak berselang lama, video pidato Abbott itu dihapus.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Trump pada Warga AS:...
Trump pada Warga AS: Revolusi Ekonomi Perlu Pengorbanan
38 menit yang lalu
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
3 jam yang lalu
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
4 jam yang lalu
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
5 jam yang lalu
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
6 jam yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
7 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved