Menlu AS: Assad tak akan gabung dengan pemerintahan transisi

Rabu, 22 Januari 2014 - 23:37 WIB
Menlu AS: Assad tak...
Menlu AS: Assad tak akan gabung dengan pemerintahan transisi
A A A
Sindonews.com – Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak akan menjadi bagian dari pemerintahan transisi Suriah yang baru. Demikian ditegaskan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry pada awal konferensi perdamaian Jenewa II, Rabu (22/1/2014), di Montreux, Swiss.

"Kita perlu berurusan dengan realitas di sini, kesepakatan bersama, yaitu apa yang telah membawa kami ke sini. Untuk pemerintahan transisi, berarti bahwa pemerintahan itu tidak dapat dibentuk oleh seseorang yang keberatan dengan satu sisi," kata Kerry, seperti dikutip dari Reuters.

"Itu berarti, bahwa Bashar al-Assad tidak akan menjadi bagian dari pemerintahan transisi. Tidak ada cara, tidak mungkin dalam imajinasi, bahwa orang yang telah memimpin respon brutal kepada rakyatnya sendiri bisa mendapatkan kembali legitimasi untuk memerintah," lanjut Kerry.

"Seorang laki-laki dan orang-orang yang mendukung dia tidak bisa lagi menahan seluruh bangsa dan sandera wilayah. Hak untuk memimpin negeri ini tidak datang dari penyiksaan atau bom barel atau rudal Scud," kata diplomat tertinggi AS itu.

"Ini berasal dari persetujuan rakyat. Dan, sulit untuk membayangkan bagaimana persetujuan yang bisa datang pada saat yang penting ini," tambahnya. Sejak Mei tahun lalu, AS dan Rusia telah berupaya untuk merealisasikan Konferensi Jenewa II ini.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
2 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
8 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
9 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
10 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved