Lecehkan gadis hingga gantung diri, 3 remaja AS dipenjara
Kamis, 16 Januari 2014 - 14:54 WIB
Lecehkan gadis hingga gantung diri, 3 remaja AS dipenjara
A
A
A
Sindonews.com - Tiga remaja Amerika Serikat (AS) dihukum antara 30 hingga 45 hari penjara setelah melecehkan gadis 15 tahun.
Audrie Pott, gadis AS yang dilecehkan tiga remaja itu, bunuh diri karena malu setelah foto-foto vulgarnya yang diambil saat dia mabuk tersebar.
Tiga remaja yang berusia 16 dan 17 tahun mengakui perbuatan itu dilakukan September 2012 silam. Oleh pengadilan California, ketiga remaja itu dianggap melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
The San Francisco Chronicle melaporkan, gadis itu gantung diri pada 10 September 2012, di kamar mandi rumahnya. Sebelumnya, dia pergi ke sebuah pesta hingga mabuk dan tertidur.
“Dia terbangun, tanpa celana pendek, dan beberapa bagian tubuhnya terdapat tulisan bernada ejekan,” tulis media AS itu, kemarin.
Tidak hanya itu, foto-foto vulgarnya saat dia mabuk juga tersebar ke teman-teman sekolahnya. Hal itu membuat korban depresi.Lawrence dan Sheila Pott, orangtua korban akhirnya menggugat tiga remaja tersebut.
”Fakta bahwa mereka tidak belajar dari pelajaran ini, bahkan setelah kematian Audrie. Apakah akan dibiarkan hal itu menimpa gadis lain, misalnya dengan penyebaran foto telanjang,” kata Robert Allard, pengacara orangtua korban.
Audrie Pott, gadis AS yang dilecehkan tiga remaja itu, bunuh diri karena malu setelah foto-foto vulgarnya yang diambil saat dia mabuk tersebar.
Tiga remaja yang berusia 16 dan 17 tahun mengakui perbuatan itu dilakukan September 2012 silam. Oleh pengadilan California, ketiga remaja itu dianggap melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
The San Francisco Chronicle melaporkan, gadis itu gantung diri pada 10 September 2012, di kamar mandi rumahnya. Sebelumnya, dia pergi ke sebuah pesta hingga mabuk dan tertidur.
“Dia terbangun, tanpa celana pendek, dan beberapa bagian tubuhnya terdapat tulisan bernada ejekan,” tulis media AS itu, kemarin.
Tidak hanya itu, foto-foto vulgarnya saat dia mabuk juga tersebar ke teman-teman sekolahnya. Hal itu membuat korban depresi.Lawrence dan Sheila Pott, orangtua korban akhirnya menggugat tiga remaja tersebut.
”Fakta bahwa mereka tidak belajar dari pelajaran ini, bahkan setelah kematian Audrie. Apakah akan dibiarkan hal itu menimpa gadis lain, misalnya dengan penyebaran foto telanjang,” kata Robert Allard, pengacara orangtua korban.
(mas)