WNI di Bangkok dilarang kenakan atribut merah & kuning

Selasa, 14 Januari 2014 - 12:16 WIB
WNI di Bangkok dilarang...
WNI di Bangkok dilarang kenakan atribut merah & kuning
A A A
Sindonews.com – Memanasnya krisis politik di Thailand, membuat Pemerintah Indonesia mengeluarkan empat imbauan penting untuk warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Bangkok dan sekitarnya. Salah satunya, WNI di sana dilarang mengenakan atribut warna merah dan kuning.

Atribut warna merah, identik dengan massa Kaus Merah, yakni kelompok pendukung Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra. Sedangkan atribut warna kuning, identik dengan massa Kaus Kuning, yang merupakan kelompok pro-oposisi anti-Pemerintah Thailand yang ingin melengserkan Yingluck.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, kemarin, menerbitkan empat imbauan penting untuk WNI di sana, pada saat demonstran anti-Pemerintah Thailand melumpuhkan Kota Bangkok dengan aksi “shutdown”-nya.

Empat imbauan penting bagi WNI di Bangkok itu, antara lain, pertama WNI di sana dminta menjauhi titik-titik demonstrasi. Terutama di tujuh tempat. ”Governmen Complex, Ladprao, Victory Monument, Pathumwan, Lumpini Park, Ratchaprasong, dan Asoke,” bunyi imbauan KBRI Bangkok.

Kedua, WNI diminta mewaspadai kondisi politik terkini dengan memantau situasi di sekeliling Bangkok dan sekitarnya. Ketiga, WNI diminta tidak mengenakan atribut warna merah dan kuning, yang menjadi simbol dari dua kubu yang berseteru di negara itu.

Imbauan terakhir, WNI di sana diminta segera menghubungi KBRI Bangkok, jika mengalami masalah terkait meningkatnya aksi demonstrasi.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
37 menit yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
1 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
2 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
2 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
3 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved