AS & Rusia desak gencatan senjata di Suriah
Selasa, 14 Januari 2014 - 10:54 WIB
AS & Rusia desak gencatan senjata di Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Moskow dan Washington telah membuat seruan bersama untuk rezim Pemerintah Bashar al-Assad dan pemberontak untuk menyetujui gencatan senjata.
Desakan itu muncul menjelang perundingan damai untuk Suriah bertajuk Konferensi Jenewa II di Montreux, Swiss, 22 Januari 2014 nanti.
Dalam sebuah pertemuan di Paris, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan, Presiden Bashar Al- Assad bersedia untuk membuka akses untuk penyaluran bantuan kemanusian ke daerah-daerah yang hancur.
“Kami berharap langkah serupa juga dari oposisi,” kata Lavrov, seperti dikutip al-Jazeera, Selasa (14/1/2014).
Pertemuan yang ikut dihadiri duta PBB untuk Liga Arab, Lakhdar Brahimi, juga membahas kemungkinan pertukaran tahanan antar-kedua pihak.
Sekitar dua lusin negara berencana mengirim menteri luar negeri mereka untuk menghadiri pertemuan sepanjang hari pada 22 Januari 2014 di sebuah hotel di Montreux.
Pembicaraan damai itu akan dimulai pada tanggal 24 Januari 2014 di markas besar PBB di Jenewa, antara kubu Assad dan kelompok oposisi.
Desakan itu muncul menjelang perundingan damai untuk Suriah bertajuk Konferensi Jenewa II di Montreux, Swiss, 22 Januari 2014 nanti.
Dalam sebuah pertemuan di Paris, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan, Presiden Bashar Al- Assad bersedia untuk membuka akses untuk penyaluran bantuan kemanusian ke daerah-daerah yang hancur.
“Kami berharap langkah serupa juga dari oposisi,” kata Lavrov, seperti dikutip al-Jazeera, Selasa (14/1/2014).
Pertemuan yang ikut dihadiri duta PBB untuk Liga Arab, Lakhdar Brahimi, juga membahas kemungkinan pertukaran tahanan antar-kedua pihak.
Sekitar dua lusin negara berencana mengirim menteri luar negeri mereka untuk menghadiri pertemuan sepanjang hari pada 22 Januari 2014 di sebuah hotel di Montreux.
Pembicaraan damai itu akan dimulai pada tanggal 24 Januari 2014 di markas besar PBB di Jenewa, antara kubu Assad dan kelompok oposisi.
(mas)