Jika es mendadak cair, wilayah AS banjir bandang
Senin, 13 Januari 2014 - 17:15 WIB
Jika es mendadak cair, wilayah AS banjir bandang
A
A
A
Sindonews.com – Cuaca ekstrim yang membuat wilayah Pantai Timur Amerika Serikat (AS) diselimuti es masih menyisakan satu ancaman bahaya lagi. Jika lapisan es itu mencair, beberapa wilayah AS bisa dilanda banjir bandang.
Wilayah AS yang terancam banjir bandang itu salah satunya, New Jersey. Di mana, sungai di dekat wilayah itu, yakni, Sungai Delaware membeku akibat cuaca ekstrim. Hingga kini, suhu di wilayah timur AS masih dibawa nol derajat Celsius.
Ancaman banjir bandang itu disampaikan Qareeb Bashir, pejabat manajemen darurat di wilayah New Jersey, seperti dilansir Daily Mail, kemarin. Menurutnya, yang dikhawatirkan, jika suhu tiba-tiba menjadi hangat, dan gumpalan es langsung mencair menjadi banjir besar.
”Jika ternyata masa beku itu selesai, makan kita akan memiliki aliran air yang bisa menyebabkan banjir bandang,” katanya. Peringatan serupa juga disampaikan untuk wilayah AS lainnya.
Sementara itu, cuaca ekstrim diperkirakan bergerak ke arah selatan.”Gelombang dingin akan bergerak ke selatan, ke arah Kanada pekan depan,”kata Paul Pastelog, pimpinan situs pemantau cuaca, AccuWeather.com. ”Kami mungkin akan melihat sepotong pusaran kutub pecah, antara 16-20 Januari 2014,” ujarnya.
Wilayah AS yang terancam banjir bandang itu salah satunya, New Jersey. Di mana, sungai di dekat wilayah itu, yakni, Sungai Delaware membeku akibat cuaca ekstrim. Hingga kini, suhu di wilayah timur AS masih dibawa nol derajat Celsius.
Ancaman banjir bandang itu disampaikan Qareeb Bashir, pejabat manajemen darurat di wilayah New Jersey, seperti dilansir Daily Mail, kemarin. Menurutnya, yang dikhawatirkan, jika suhu tiba-tiba menjadi hangat, dan gumpalan es langsung mencair menjadi banjir besar.
”Jika ternyata masa beku itu selesai, makan kita akan memiliki aliran air yang bisa menyebabkan banjir bandang,” katanya. Peringatan serupa juga disampaikan untuk wilayah AS lainnya.
Sementara itu, cuaca ekstrim diperkirakan bergerak ke arah selatan.”Gelombang dingin akan bergerak ke selatan, ke arah Kanada pekan depan,”kata Paul Pastelog, pimpinan situs pemantau cuaca, AccuWeather.com. ”Kami mungkin akan melihat sepotong pusaran kutub pecah, antara 16-20 Januari 2014,” ujarnya.
(mas)