Salju 60 cm jadi petaka di AS, 13 orang tewas
Sabtu, 04 Januari 2014 - 11:55 WIB
Salju 60 cm jadi petaka di AS, 13 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Badai musim dingin menjadi malapetaka di Amerika Serikat (AS) bagian timur laut. Hingga kemarin, sudah 13 orang tewas, dan ketebalan saljut mencapai 60 cm di beberapa daerah.
Gubernur New York dan New Jersey sudah menetapkan status darurat. Mereka mendesak agar warga tetap tinggal di rumah. ”Ini tidak bisa dianggap remeh,” kata Gubernur New York, Andrew Cuomo, seperti dikutip al-Jazeera, Sabtu (4/1/2014).
Ribuan jadwal pernebangan telah dibatalkan. Selain itu, sejumlah jalan tertutup es dan memicu pemadaman lampu rambu-rambu lalu lintas di Michigan, Kentucky, Indiana dan Illinois.
Sedangkan di Embarrass, Minnesota, warga menderita akibat cuaca dingin yang suhunya mencapai minus 38 derajat Celcius. Perubahan cuaca yang dramatis itu diumumkan Badan Layanan Cuaca Nasional AS.
”Suhu malam ini dan besok diprediksi lebih rendah lagi, dan itu berbahaya,” kata Gubernur Massachusetts, Deval Patrick. ”Ini adalah kondisi yang berbahaya,” lanjut dia.
Departemen Layanan Tunawisma New York, mengeluarkan “kode biru” untuk menjalankan patroli guna mencari orang-orang yang membutuhkan tempat tinggal.
Gubernur New York dan New Jersey sudah menetapkan status darurat. Mereka mendesak agar warga tetap tinggal di rumah. ”Ini tidak bisa dianggap remeh,” kata Gubernur New York, Andrew Cuomo, seperti dikutip al-Jazeera, Sabtu (4/1/2014).
Ribuan jadwal pernebangan telah dibatalkan. Selain itu, sejumlah jalan tertutup es dan memicu pemadaman lampu rambu-rambu lalu lintas di Michigan, Kentucky, Indiana dan Illinois.
Sedangkan di Embarrass, Minnesota, warga menderita akibat cuaca dingin yang suhunya mencapai minus 38 derajat Celcius. Perubahan cuaca yang dramatis itu diumumkan Badan Layanan Cuaca Nasional AS.
”Suhu malam ini dan besok diprediksi lebih rendah lagi, dan itu berbahaya,” kata Gubernur Massachusetts, Deval Patrick. ”Ini adalah kondisi yang berbahaya,” lanjut dia.
Departemen Layanan Tunawisma New York, mengeluarkan “kode biru” untuk menjalankan patroli guna mencari orang-orang yang membutuhkan tempat tinggal.
(mas)