Pemimpin China tak mau berdialog dengan PM Jepang
Selasa, 31 Desember 2013 - 09:29 WIB
Pemimpin China tak mau berdialog dengan PM Jepang
A
A
A
Sindonews.com – Para pemimpin Cina tidak akan melakukan dialog dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Demikian ditegaskan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, Senin (31/12/2013).
"Dalam kaitan dengan pemimpin Jepang, warga China pasti tidak akan menyambutnya. Dan, para pemimpin China tidak diragukan lagi, tidak akan berbicara dengan dia," kata Gang pada konferensi pers regular, seperti dikutip dari Xinhua.
Pernyataan ini dilonytarkan Gang, saat menanggapi pertanyaan, apakah China akan mengizinkan Abe mengunjungi China atau apakah pemimpin China akan bertemu dengan Abe.
"Abe telah membuat perhitungan yang salah pada hubungan China-Jepang dan membuat satu demi satu kesalahan," kata Gang.
Menurutnya, sejak memangku jabatan sebagai PM Jepang, Abe telah menerapkan taktik bermuka dua dalam menangani hubungan dengan China. “Bahkan, Abe sendiri telah menutup pintu pada pemimpin China,” jelasnya.
Banyak negara Asia yang memprotes kunjungan yang dilakukan Abe pekan lalu ke Kuil Yasukuni. Negara-negara Asia yang pernah menjadi korban agresi Jepang di Peran Dunia II menganggap kunjungan itu tak ubahnya membuka luka lama.
"Dalam kaitan dengan pemimpin Jepang, warga China pasti tidak akan menyambutnya. Dan, para pemimpin China tidak diragukan lagi, tidak akan berbicara dengan dia," kata Gang pada konferensi pers regular, seperti dikutip dari Xinhua.
Pernyataan ini dilonytarkan Gang, saat menanggapi pertanyaan, apakah China akan mengizinkan Abe mengunjungi China atau apakah pemimpin China akan bertemu dengan Abe.
"Abe telah membuat perhitungan yang salah pada hubungan China-Jepang dan membuat satu demi satu kesalahan," kata Gang.
Menurutnya, sejak memangku jabatan sebagai PM Jepang, Abe telah menerapkan taktik bermuka dua dalam menangani hubungan dengan China. “Bahkan, Abe sendiri telah menutup pintu pada pemimpin China,” jelasnya.
Banyak negara Asia yang memprotes kunjungan yang dilakukan Abe pekan lalu ke Kuil Yasukuni. Negara-negara Asia yang pernah menjadi korban agresi Jepang di Peran Dunia II menganggap kunjungan itu tak ubahnya membuka luka lama.
(esn)