Saudi larang perayaan Tahun Baru 2014

Senin, 30 Desember 2013 - 15:07 WIB
Saudi larang perayaan...
Saudi larang perayaan Tahun Baru 2014
A A A
Sindonews.com – Otoritas Kerajaan Arab Saudi memperingatkan warganya untuk tidak terlibat dalam pesta pora perayaan Tahun Baru 2014. Larangan perayaan Tahun Baru itu, dikeluarkan Komisi Layanan Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan yang disebut “Mutawa”.

Arab Saudi, tetap berpegang teguh dengan sistem kalender Islam. Sedangkan negara-negara Teluk lainnya telah menggunakan kalender Gregorian. Polisi syaiah Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan, agar warga tidak merayakan Tahun Baru.

“Berdasarkan peringatan dari sebuah dekrit keagamaan, komite melarang perayaan tersebut,” tulis surat kabar lokal, Okaz, kemarin, mengacu pada keputusan Mutawa.

Komisi itu juga memperingatkan kepada toko-toko penyedia hadiah untuk tidak menjual barang-barang khas perayaan Tahun Baru seperti bunga dan boneka.

Komite itu telah memperketat operasional toko, di mana setiap toko diminta tutup saat waktu salat tiba.Tidak hanya itu, Mutawa juga melarang warga merayakan Hari Valentine pada tanggal 14 Februari.

Larangan itu menjadi pemandangan yang kontras dengan negara Teluk lainnya. Salah satunya Uni Emirat Arab yang mempersiapkan perayaan Tahun Baru 2014 secara meriah di Dubai. Pemerintah itu berjanji untuk merayakan malam pergantian tahun dengan menyiapkan 400 ribu kembang api.

”Emirat bersumpah untuk memecahkan Guinness World Record (rekor dunia) untuk penampilan pesta terbesar,” bunyi pernyataan otoritas Uni Emirat Arab. Ratusan ribu kembang api itu, akan dinyalakan selama enam menit saat pergantian tahun.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 menit yang lalu
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
32 menit yang lalu
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
2 jam yang lalu
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
3 jam yang lalu
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
6 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved