Jepang akan tetap gabung di misi penjaga perdamaian Sudan Selatan

Rabu, 25 Desember 2013 - 19:33 WIB
Jepang akan tetap gabung...
Jepang akan tetap gabung di misi penjaga perdamaian Sudan Selatan
A A A
Sindonews.com – Jepang akan terus bergabung dengan misi penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan. Demikian dinyatakan seorang Juru Bicara Pemerintah Jepang, Rabu (25/12/2013).

"Kami akan terus memberikan kontribusi pada pembangunan bangsa Sudan Selatan, bersama dengan masyarakat internasional," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, pada konferensi pers, seperti dikutip dari Xinhua.

Selama ini, Jepang telah mengirimkan pasukan Bela Diri (GSDF) ke Sudan Selatan sejak November 2011 dan membantu membangun infrastruktur di Juba, ibu kota Sudan Selatan.

Satu hari sebelumnya, Dewan Keamanan PBB telah menyetujui rekomendasi untuk pengadaan hampir dua kali lipat pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan yang dilanda konflik. Langkah ini diambil untuk lebih melindungi warga sipil dari kekerasan.

Resolusi itu memperkuat kekuatan misi PBB untuk 12.500 tentara dan 1.323 polisi dari mandat sebelumnya yang hanya berjumlah 6.800 tentara dan polisi.
(esn)
Berita Terkait
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Banjir di Sudan Semakin...
Banjir di Sudan Semakin Parah, Sebanyak 4.000 Rumah Hancur
Jepang Mulai Persiapkan...
Jepang Mulai Persiapkan Evakuasi Warganya dari Sudan
Pemberontak RSF Dituding...
Pemberontak RSF Dituding Tutupi Skandal Genosida dengan Bakar dan Kubur Jenazah
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
1 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
1 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
2 jam yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
2 jam yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
3 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
3 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved