Yingluck: Reformasi harus di jalur demokrasi

Sabtu, 21 Desember 2013 - 21:43 WIB
Yingluck: Reformasi...
Yingluck: Reformasi harus di jalur demokrasi
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri sementara Thailand, Yingluck Shinawatra, yang hendak dilengserkan massa pro-oposisi, setuju reformasi untuk Thailand. Namun, dia menegaskan, proses reformasi harus di jalur demokrasi, yakni pemilu.

Kelompok oposisi sendiri telah siap untuk memboikot pemilu. Sebab, mereka meyakini pemilu tidak akan mengubah situasi di Thailand. Alasannya, pemilu tetap akan dimenangkan kubu Yingluck dengan partainya, Pheu Thai yang mereka sebut akan menggunakan dana publik untuk mengamankan suara pemilu.

Yingluck yang menolak mundur dari jabatannya saat ini sebagai Perdana Menteri sementara Thailand, pada Sabtu (21/12/2013) mengatakan, reformasi Thailand bisa dilakukan hanya dengan pemilu 2 Februari 2013.

”Pemerintah menyadari, bahwa negara harus direformasi. Namun, reformasi harus berjalan di jalur yang demokratis,” kata Yingluck dalam pidato di stasiun televisi Thailand, seperti dikutip Reuters.

Opsi pemilu dini itu diputuskan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, sebagai solusi untuk mengakhiri gelombang demonstrasi. Sebelumnya, kubu oposisi terpecah antara ikut pemilu seperti yang ditawarkan Yingluck atau memboikot pemilu.

Namun, dalam konferensi pers hari ini, pemimpin Partai Demokrat (oposisi) Abhisit Vejjajiva, memutuskan pihaknya akan memboikot Pemilu. ”Rakyat Thailand telah kehilangan kepercayaan dalam sistem demokrasi,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
4 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved