Usik wanita, Yordania tuntut Israel cabut kamera di al-Aqsa
Rabu, 18 Desember 2013 - 16:09 WIB
Usik wanita, Yordania tuntut Israel cabut kamera di al-Aqsa
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Yordania menuntut Israel mencabut kamera pengintai yang dipasang di Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Keberadaan kamera pengintai itu, telah membuat resah, terutama para jemaah wanita yang merasa privasinya dilanggar.
”Yordaniamenolak instalasi kamera pengintai Israel untuk memantau para jemaah, terutama jemaah wanita,” kata Menteri Informasi Yordania, Mohammad Momani, seperti dilansir kantor berita Pemerintah Yordania, Petra.
”Yordania tidak menerima alasan Israel mendirikan sebuah kantor polisi di dalam kompleks masjid. Ini adalah pelanggaran militer yang mencolok dari sebuah kebebasan jemaah,” lanjut Momani.
Mengutip laman al-Arabiya, Rabu (18/12/2013), Kerajaan Yordania,pada tahun 1994 terikat perjanjian damai dengan Israel. Di mana, dalam perjanjian itu, Yordania minta penghapusan militer dari kompleks masjid al-Aqsa. “Israel jangan mengabaikan upaya diplomatik Yordania untuk menghentikan pelanggaran di kompleks masjid Al -Aqsa,” ujar Momani .
”Yordania tidak akan berhenti dalam upaya mencegah Israel untuk memberlakukan status quo baru di Yerusalem,” tegas dia.
Situs suci al-Aqsa yang terletak di kota tua Yerusalem, merupakan salah satu situs terpenting bagi umat Muslim dan Yahudi. Selain menjadi situs suci umat Muslim, kompleks al-Aqsa juga merupakan lokasi kuil Yahudi pertama.
”Yordaniamenolak instalasi kamera pengintai Israel untuk memantau para jemaah, terutama jemaah wanita,” kata Menteri Informasi Yordania, Mohammad Momani, seperti dilansir kantor berita Pemerintah Yordania, Petra.
”Yordania tidak menerima alasan Israel mendirikan sebuah kantor polisi di dalam kompleks masjid. Ini adalah pelanggaran militer yang mencolok dari sebuah kebebasan jemaah,” lanjut Momani.
Mengutip laman al-Arabiya, Rabu (18/12/2013), Kerajaan Yordania,pada tahun 1994 terikat perjanjian damai dengan Israel. Di mana, dalam perjanjian itu, Yordania minta penghapusan militer dari kompleks masjid al-Aqsa. “Israel jangan mengabaikan upaya diplomatik Yordania untuk menghentikan pelanggaran di kompleks masjid Al -Aqsa,” ujar Momani .
”Yordania tidak akan berhenti dalam upaya mencegah Israel untuk memberlakukan status quo baru di Yerusalem,” tegas dia.
Situs suci al-Aqsa yang terletak di kota tua Yerusalem, merupakan salah satu situs terpenting bagi umat Muslim dan Yahudi. Selain menjadi situs suci umat Muslim, kompleks al-Aqsa juga merupakan lokasi kuil Yahudi pertama.
(mas)