Perancis: Negara UE akan bergabung dengan misi militer di CAR
Rabu, 18 Desember 2013 - 00:33 WIB
Perancis: Negara UE akan bergabung dengan misi militer di CAR
A
A
A
Sindonews.com – Beberapa negara Eropa akan segera mengirim pasukan untuk mendukung misi Perancis memulihkan ketertiban di Republik Afrika Tengah (CAR). Demikian dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, Selasa (17/12/2013).
Seperti dilaporkan Reuters, satu hari sebelumnya, dalam pertemuan para Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Perancis telah meminta lebih banyak bantuan dari sekutu-sekutunya untuk memperkuat misi penjaga perdamaian di CAR, bantuan logistik, dan keuangan.
"Kami akan segera memiliki pasukan di lapangan dari rekan-rekan Eropa kami," kata Fabius pada parlemen, dalam menanggapi pertanyaan tentang kurangnya dukungan Eropa di CAR.
Saat ini, Perancis telah mengerahkan 1.600 tentara di CAR untuk mencegah memburuknya kekerasan antara milisi Kristen dan pemberontak Seleka yang sebagian besar terdiri dari kaum Muslim, yang menggulingkan mantan Presiden Francois Bozize.
Sejumlah negara Eropa, termasuk Polandia, Inggris, Jerman, Spanyol, dan Belgia telah memberikan berbagai bentuk bantuan.
Seperti dilaporkan Reuters, satu hari sebelumnya, dalam pertemuan para Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Perancis telah meminta lebih banyak bantuan dari sekutu-sekutunya untuk memperkuat misi penjaga perdamaian di CAR, bantuan logistik, dan keuangan.
"Kami akan segera memiliki pasukan di lapangan dari rekan-rekan Eropa kami," kata Fabius pada parlemen, dalam menanggapi pertanyaan tentang kurangnya dukungan Eropa di CAR.
Saat ini, Perancis telah mengerahkan 1.600 tentara di CAR untuk mencegah memburuknya kekerasan antara milisi Kristen dan pemberontak Seleka yang sebagian besar terdiri dari kaum Muslim, yang menggulingkan mantan Presiden Francois Bozize.
Sejumlah negara Eropa, termasuk Polandia, Inggris, Jerman, Spanyol, dan Belgia telah memberikan berbagai bentuk bantuan.
(esn)