Hakim putuskan penyadapan NSA ilegal, muka AS tercoreng

Selasa, 17 Desember 2013 - 10:02 WIB
Hakim putuskan penyadapan...
Hakim putuskan penyadapan NSA ilegal, muka AS tercoreng
A A A
Sindonews.com - Hakim pengadilan federal Amerika Serikat (AS) Richard Leon, memutuskan, penyadapan global yang dilakukan National Security Agency (NSA) AS melanggar hukum alias ilegal. Putusan hakim itu telah mencoreng wajah Pemerintah AS yang selama ini mati-matian membela penyadapan yang diprotes banyak negara itu.

Merasa dibela hakim, whistleblower NSA, Edward Joseph Snowden, 30, menyambut putusan pengadilan itu. Snowden yang mendengar putusan hakim itu, langsung membuat pernyataan di tempat persembunyiannya, di Rusia, dini hari tadi.

”Saya bertindak atas keyakinan saya, bahwa program pengawasan massal NSA tidak akan menahan tantangan konstitusional , dan bahwa masyarakat Amerika layak mendapat kesempatan untuk melihat masalah ini, yang ditentukan oleh pengadilan secara terbuka,” tulis Snowden yang dilansir New York Times, Selasa (17/12/2013).

Putusan pengadilan itu muncul sebagai reaksi protes publik atas program mata-mata NSA yang dibocorkan Snowden. Sang pembocor penyadapan NSA itu, telah melarikan diri dari AS dan diberi suaka oleh Pemerintah Rusia selama setahun.

Dalam putusannya, Hakim Distrik Washington DC, Richard Leon, menyebut teknologi NSA, melanggar privasi publik. Menurut hakim itu, Departemen Kehakiman telah gagal untuk menunjukkan "satu kasus" di mana penyadapan metadata telah membantu untuk mencegah serangan teroris, seperti yang diklaim NSA selama ini.

Hakim bertindak atas gugatan yang diajukan oleh aktivis hukum konservatif, Larry Klayman dan Charles Strange, yang memprotes penyadapan ponsel pribadi oleh yang dilakukan NSA.

”Saya memiliki keraguan yang signifikan tentang kemanjuran program pengumpulan metadata sebagai sarana untuk mencegah ancaman serangan terorisme,” tulis hakim itu.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
23 menit yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
1 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
1 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
3 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
3 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved