Rezim Suriah bombardir Aleppo, 78 orang tewas
Senin, 16 Desember 2013 - 17:46 WIB
Rezim Suriah bombardir Aleppo, 78 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sebanyak 78 orang, termasuk 28 di antaranya anak-anak, tewas dalam serangan udara yang dilakukan rezim Pemerintah Suriah di sebuah distrik yang dikuasai pemberontak di Aleppo utara.
Mereka tewas ketika pasukan rezim menjatuhkan bom di sejumlah distrik di Aleppo. Di antaranya di Sakhur, Ard al - Hamra, Ansari dan Haydariyeh. Demikian disampaikan direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Abdul Rahman Rami, seperti dikutip Reuters, Senin (16/12/2013).
Menurutnya, jumlah korban kemungkinan bisa bertambah. Karena, banyak orang yang terluka, dan kondisi mereka kritis. Aleppo Media Centre (AMC), sebuah jaringan aktivis di lapangan, melaporkan beberapa serangan udara terjadi di wilayah yang dikuasai pemberontak.
Sejak Juli 2013, Aleppo berantakan, setelah menjadi medan perang antara pasukan rezim Suriah yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad dengan pasukan pemberontak. Kota itu, telah terbagi dua, di mana salah satu wilayah dikuasai pasukan pro-rezim Suriah, dan bagian lainnya dikuasai pasukan pemberontak.
Seorang aktivis AMC,Mohammed al - Khatieb, mengatakan dalam pesan yang di-posting di Facebook bahwa serangan dahsyat yang berlangsung sejak kemarin, belum pernah terjadi sebelumnya, Menurutnya, banyak anak yang jadi korban. ”Semua orang memandang langit dan menonton pesawat perang, tapi tidak ada yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Mereka tewas ketika pasukan rezim menjatuhkan bom di sejumlah distrik di Aleppo. Di antaranya di Sakhur, Ard al - Hamra, Ansari dan Haydariyeh. Demikian disampaikan direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Abdul Rahman Rami, seperti dikutip Reuters, Senin (16/12/2013).
Menurutnya, jumlah korban kemungkinan bisa bertambah. Karena, banyak orang yang terluka, dan kondisi mereka kritis. Aleppo Media Centre (AMC), sebuah jaringan aktivis di lapangan, melaporkan beberapa serangan udara terjadi di wilayah yang dikuasai pemberontak.
Sejak Juli 2013, Aleppo berantakan, setelah menjadi medan perang antara pasukan rezim Suriah yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad dengan pasukan pemberontak. Kota itu, telah terbagi dua, di mana salah satu wilayah dikuasai pasukan pro-rezim Suriah, dan bagian lainnya dikuasai pasukan pemberontak.
Seorang aktivis AMC,Mohammed al - Khatieb, mengatakan dalam pesan yang di-posting di Facebook bahwa serangan dahsyat yang berlangsung sejak kemarin, belum pernah terjadi sebelumnya, Menurutnya, banyak anak yang jadi korban. ”Semua orang memandang langit dan menonton pesawat perang, tapi tidak ada yang bisa dilakukan,” ujarnya.
(mas)