Australia enggan tarik kritik atas China

Kamis, 28 November 2013 - 16:16 WIB
Australia enggan tarik...
Australia enggan tarik kritik atas China
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Australia menolak untuk menarik kritik yang telah dilontarkan kepada Pemerintah China atas penetapan zona pertahanan udara China. Australia menyangkal, bahwa tindakan mereka telah melewati batas, Kamis (28/11/2013).

"Ini sudah lama menjadi kebijakan Australia untuk menentang tindakan unilateral ataupun berbagai tindakan pemaksaan yang dilakukan oleh suatu negara. Hal tersebut dapat memicu ketegangan di wilayah Laut China Timur di wilayah kami," ungkap Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop seperti dilansir Chanelnewsasia.

"Kami bertaruh, kepentingan kunci demi memastikan bahwa perdamaian dan stabilitas di wilayah laut China Timur di kawasan ini," terang Bishop.
Bishop menuturkan, bahwa Australia bukan satu-satunya negara yang menyuarakan keprihatinan atas sikap China.

"Kami meningkatkan kekhawatiran kami karena beberapa negara telah melakukan hal yang sama. Menurutnya sikap tersebut tidak akan berdampak pada perdagang bebas antara China dan Australia," ujarnya.

"Pemerintah China telah merespon sikap kami, namun hubungan bilateral secara keseluruhan terus berjalan. China adalah mitra dagang utama kami. Kami telah menjalin hubungan yang sangat lama dan dalam dengan China dan sudah sepantasnya satu sisi dapat meningkatkan kekhawatiran dan menanggapi dengan tindakan yang tepat," ujar Bishop.

Seperti diketahui, Bishop memanggil Duta besar China untuk Australia Selasa (26/11/2013) lalu dan sebagai tindakan protes sekaligus kritik atas penetapan zona pertahanan udara China. Pemerintah China tidak terima dan menuntut Bishop mengoreksi ungkapannya. Jika tidak dilakukan China memperingatkan bahwa hubungan bilateral China dan Australia dapat memburuk.
(esn)
Berita Terkait
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Perbaiki Hubungan, Australia...
Perbaiki Hubungan, Australia Mengaku Siap Duduk 1 Meja dengan China
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Tidak Percaya Lagi kepada AS
Makin Panas, Media China...
Makin Panas, Media China Beri Sinyal Beijing Stop Impor Batu Bara Australia
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
56 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
6 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
8 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved