Iran & Turki serukan gencatan senjata di Suriah
Kamis, 28 November 2013 - 04:10 WIB
Iran & Turki serukan gencatan senjata di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan pada Rabu (27/11/2013), bahwa Teheran dan Ankara akan mendesak gencatan senjata di Suriah menjelang pembicaraan damai yang direncanakan digelar pada Januari 2014 mendatang.
"Semua usaha harus kita dilakukan untuk menyelesaikan konflik dan mencapai gencatan senjata, bahkan sebelum Konferensi Jenewa II," kata Zarif saat melakukan konferensi pers dengan rekannya dari Turki, Ahmet Davutoglu, seperti dikutip dari kantor berita Mehr.
"Iran dan Turki memiliki sudut pandang yang sama pada beberapa isu, termasuk bahwa tidak ada solusi militer terhadap krisis Suriah," kata Zarif. Sementara itu, Davutoglu juga menyuarakan dukungan bagi upaya-upaya yang bertujuan untuk mencapai gencatan senjata di Suriah.
"Kita tidak harus menunggu sampai dua bulan ini (dan membiarkan) orang-orang Suriah mengalami situasi yang lebih buruk. Bahkan sebelum Jeneva II, dunia internasional harus menyiapkan kondisi untuk mencapai gencatan senjata yang akan membawa kesuksesan di Jenewa II," katanya.
Iran adalah sekutu utama rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, sementara Turki memposisikan diri sebagai pendukung pemberontak Suriah.
"Semua usaha harus kita dilakukan untuk menyelesaikan konflik dan mencapai gencatan senjata, bahkan sebelum Konferensi Jenewa II," kata Zarif saat melakukan konferensi pers dengan rekannya dari Turki, Ahmet Davutoglu, seperti dikutip dari kantor berita Mehr.
"Iran dan Turki memiliki sudut pandang yang sama pada beberapa isu, termasuk bahwa tidak ada solusi militer terhadap krisis Suriah," kata Zarif. Sementara itu, Davutoglu juga menyuarakan dukungan bagi upaya-upaya yang bertujuan untuk mencapai gencatan senjata di Suriah.
"Kita tidak harus menunggu sampai dua bulan ini (dan membiarkan) orang-orang Suriah mengalami situasi yang lebih buruk. Bahkan sebelum Jeneva II, dunia internasional harus menyiapkan kondisi untuk mencapai gencatan senjata yang akan membawa kesuksesan di Jenewa II," katanya.
Iran adalah sekutu utama rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, sementara Turki memposisikan diri sebagai pendukung pemberontak Suriah.
(esn)