Perancis: UE mungkin akan cabut sanksi Iran pada Desember
Senin, 25 November 2013 - 19:58 WIB
Perancis: UE mungkin akan cabut sanksi Iran pada Desember
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, pada Senin (25/11/2013), mengatakan, kemungkinan Uni Eropa (UE) akan mencabut beberapa sanksi terhadap Iran pada Desember mendatang.
Berbicara pada radio Europe 1, Fabius mengatakan, bahwa Menteri Luar Negeri negara-negara anggota UE akan berkumpul bersama dalam beberapa pekan ke depan untuk mengajukan proposal guna mengangkat sebagian sanksi bagi Iran.
Menurutnya, proposal ini harus disetujui oleh 28 negara anggota UE. "Ini pencabutan sanksi terbatas, sasaran, dan reversible. Ini akan terjadi pada Desember,” jelasnya. Fabius mengatakan, bahwa Iran berkomitmen untuk menghentikan prospek senjata nuklir, sebagai bagian dari kesepakatan interim.
Sebelumnya pada akhir pekan lalu, Iran dan kekuatan dunia yang tergabung dalam P5+1, (Amerika Serikat (AS), Inggris, Rusia, Cina, Prancis dan Jerman) akhirnya mencapai kesepakatan soal pengayaan program nuklir Iran. Kesepakatan tersebut tercapai setelah digelarnya perundingan yang berlangsung alot selama empat hari.
Berdasar kesepakatan itu, akan ada pembatasan pengayaan uranium selama enam bulan ke depan, namun tidak akan berhenti secara total. Iran tidak akan menghentikam pengayaan uranium. Pengayaan akan terus berlanjut dibawah ketentuan perjanjian poliferasi senjata nuklir.
Berbicara pada radio Europe 1, Fabius mengatakan, bahwa Menteri Luar Negeri negara-negara anggota UE akan berkumpul bersama dalam beberapa pekan ke depan untuk mengajukan proposal guna mengangkat sebagian sanksi bagi Iran.
Menurutnya, proposal ini harus disetujui oleh 28 negara anggota UE. "Ini pencabutan sanksi terbatas, sasaran, dan reversible. Ini akan terjadi pada Desember,” jelasnya. Fabius mengatakan, bahwa Iran berkomitmen untuk menghentikan prospek senjata nuklir, sebagai bagian dari kesepakatan interim.
Sebelumnya pada akhir pekan lalu, Iran dan kekuatan dunia yang tergabung dalam P5+1, (Amerika Serikat (AS), Inggris, Rusia, Cina, Prancis dan Jerman) akhirnya mencapai kesepakatan soal pengayaan program nuklir Iran. Kesepakatan tersebut tercapai setelah digelarnya perundingan yang berlangsung alot selama empat hari.
Berdasar kesepakatan itu, akan ada pembatasan pengayaan uranium selama enam bulan ke depan, namun tidak akan berhenti secara total. Iran tidak akan menghentikam pengayaan uranium. Pengayaan akan terus berlanjut dibawah ketentuan perjanjian poliferasi senjata nuklir.
(esn)